Tak biasanya, pemasukan film Lebaran merosot tajam
Merdeka.com - Film yang dirilis pada waktu Lebaran selalu digadang-gadang sebagai salah satu tolak ukur penonton film Indonesia. Biasanya terjadi lonjakan jumlah penonton sebelum dan sesudah lebaran. Tapi tahun ini jumlah penonton film Indonesia saat libur lebaran merosot tajam.
"Iya memang penonton film lebaran tahun ini bisa dibilang paling rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujar Catherine Keng, corporate secretary of Cineplex 21, saat dihubungi KapanLagi.com®, Jumat (13/9).
Tiga film yang tayang dua hari menjelang lebaran tak menunjukkan jumlah penonton signifikan. MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH mencatat perolehan 119.214 penonton. LA TAHZAN membukukan 234.918 penonton. Sementara GET MARRIED 4 mendapat 305.497 penonton. Padahal sekuel-sekuel sebelumnya mampu menembus jutaan penonton.
Menurut Catherine, turunnya jumlah penonton dipengaruhi oleh pilihan film itu sendiri. "Saya pikir bukan karena liburnya yang mepet sama lebaran. Tapi kembali pada pilihan filmnya itu sendiri," terangnya.
Tentang jumlah penonton film Indonesia, Chatherine sama sekali tidak bisa memprediksi. "Ya nggak nyangka aja, anomaly kayak CINTA BRONTOSAURUS itu siapa yang menyangka akan mendapat banyak penonton. Nggak ada formula yang tepat untuk memastikan jumlah penonton film Indonesia," pungkasnya.
#Yang unik dan sayang dilewatkan:
(kpl/uji/dka) (mdk/merdeka)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya