Potret Indah Permatasari Belanja di Pasar Tradisional, Tetap Santai Meski Jalanan Becek

Potret Indah Permatasari Belanja di Pasar Tradisional, Tetap Santai Meski Jalanan Becek

Maya Tyas
Oleh Maya Tyas - Reporter
Potret Indah Permatasari Belanja di Pasar Tradisional, Tetap Santai Meski Jalanan Becek
Potret Indah Permatasari Belanja di Pasar Tradisional, Tetap Santai Meski Jalanan Becek (Merdeka.com)

Ternyata, Indah Permatasari lebih menikmati berbelanja di pasar tradisional. Meskipun terdapat opsi supermarket besar yang lebih nyaman, dia tetap lebih memilih untuk berbelanja di pasar seperti ini.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meskipun jalanan dipenuhi lumpur dan kotoran, Indah tetap yakin untuk berbelanja di pasar tradisional. Ia dengan tenang berjalan di atas jalanan yang becek untuk membeli ikan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Indah dengan tenang memegang ayam kampung yang hendak dibelinya untuk dimasak di rumah. Ia memutuskan untuk berbelanja di pasar karena bahan yang tersedia lebih segar dan harganya lebih terjangkau.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Indah bangun pagi untuk pergi berbelanja di pasar tradisional yang ditujunya. Selain membeli ikan dan ayam, ia juga membeli berbagai jenis sayuran dan bahan makanan lainnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mirip dengan ibu-ibu lainnya yang pergi berbelanja di pasar, Indah pun membawa tas belanja yang khas. Tas ini dapat menampung seluruh barang belanjaan Indah dan memiliki kapasitas yang besar.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Walaupun terdapat banyak pilihan santan instan, Indah sepertinya lebih memilih menggunakan santan segar. Ia membeli kelapa dan dengan sabar menunggu sampai pesanannya siap untuk diambil.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Indah juga menjadikan toko buah sebagai tempat singgah saat berbelanja di pasar. Ia membeli beberapa jenis buah segar untuk dibawa pulang.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Indah tidak merasa malu untuk berbelanja di pasar tradisional. Apakah kamu juga berbelanja di pasar?

Rekomendasi