Karya-karya Almarhum Imam S Arifin masih dinyanyikan oleh para pedangdut muda, sehingga menjadikannya sebagai legenda. Beberapa hits dangdut sepanjang masa seperti Menari Di Atas Luka, Yang Tersayang, Berdayung Cinta, telah ditinggalkan olehnya ketika meninggal dunia di Sumenep pada usia 61 tahun.
Selain Imam S Arifin, Almarhum Yus Yunus juga dianggap sebagai legenda. Lagu-lagu seperti Arjun, Sapu Tangan Merah, Gadis Malaysia, yang diciptakan olehnya, merupakan hits dari penyanyi yang telah meninggal ini dan juga menggunakan bahasa Madura.
Jhonny Iskandar, seorang pedangdut senior, diketahui lahir di Sumenep pada tanggal 20 Oktober 1960. Ia terkenal sejak menjadi vokalis OM PMR (Orkes Melayu Pengantar Minum Racun) dan berhasil menciptakan banyak lagu hits.
Advertisement
Lusyana Jelita, seorang pedangdut bersuara merdu, lahir di Sumenep, Madura. Penyanyi OM Adella yang sering menyanyikan lagu-lagu melankolis ini berusia 20 tahun sekarang, meskipun lahir pada tahun 2003.
Kemudian, Sherly Madyana yang berasal dari Sampang, Madura juga menjadi rekan Lusyana Jelita di OM Adella. Ia juga pernah mengikuti salah satu ajang pencarian bakat dangdut di Indonesia.
Pedangdung muda berbakat, Ardea Annafianti Cahyani, dikenal melalui kontes dangdut nasional pada tahun 2008. Ia dilahirkan di Sumenep pada tahun 2001.
Advertisement
Meskipun tidak menjadi pemenang utama di ajang D'Academy musim kedua, Irwan Krisdiyanto tetap menjadi salah satu bintang dangdut yang paling bersinar dengan karakter suara yang kuat.
Meskipun mencuri perhatian di D'Academy musim keempat pada 2017 lalu, Firdaus Sanjaya, seorang pedangdut asal Sumenep, tidak berhasil melangkah lebih jauh di ajang tersebut.
Pria asal Sampang, M Halili, menjadi viral di media sosial setelah ia berkaraoke lagu 'Bebas' milik Rhoma Irama. Dalam video tersebut, ia terlihat nyanyi dengan santai namun suaranya yang khas menarik perhatian. Kini, Halili mulai tampil di berbagai panggung dan membuat konten di YouTube.
Advertisement
Pada tahun 2015, Andi Prasetia atau yang biasa dipanggil Andi KDI tampil di ajang dangdut. Sekarang, Andi masih sering bernyanyi di berbagai daerah, terutama di Jawa Timur. Lagu-lagu berbahasa Madura sering dinyanyikan oleh Andi, terutama saat berduet dengan Lusyana Jelita.
Meskipun bukan berasal dan tumbuh besar di Madura, Dewi Perssik dikenal memiliki keturunan Madura dari ayahnya. “Kan, papaku orang Madura, Karang Duwek Sumenep,” jawab Dewi Perssik seperti yang dikutip dalam akun Youtube Irwan Krisdiyanto Official, Jumat, 27 Maret 2020. Dewi Perssik juga mampu berbicara bahasa Madura dengan lancar.