Foto-foto Kenangan Manis Mendiang Siti Purwanti Ibu Maxime Bouttier dan Suami

Foto-foto kenangan manis mendiang Siti Purwanti ibu Maxime Bouttier dan suami yang kini hanya tinggal kenangan

Nurrohman Sidiq
Oleh Nurrohman Sidiq - Reporter
Foto-foto Kenangan Manis Mendiang Siti Purwanti Ibu Maxime Bouttier dan Suami
Foto-foto kenangan manis mendiang Siti Purwanti ibu Maxime Bouttier dan suami yang kini hanya tinggal kenangan (© 2024 merdeka.com)

Mendiang Siti Purwanti telah menikah dengan Patrice Bouttier pada tahun 1992 

Ibu Maxime Bouttier, yang juga dikenal sebagai Siti Purwanti, mengembuskan napas terakhirnya di kediaman Luna Maya pada hari Senin (15/01/2024). Diketahui bahwa mendiang Siti Purwanti telah lama menderita penyakit jantung dan gagal ginjal.

Merdeka.com

Kehilangan Siti Purwanti membawa duka yang sangat mendalam bagi suami dan kedua anaknya. Patrice Bouttier, suami mendiang Siti Purwanti, setia mendampingi istrinya mulai dari rumah duka hingga ke peristirahatan terakhir. Pernikahan mereka dimulai sejak tahun 1992, dan sepanjang perjalanan tersebut, mereka sering berbagi momen bahagia bersama. Namun, kematian akhirnya memisahkan keduanya.

Menikah Tahun 1992

Menikah Tahun 1992
© 2024 merdeka.com

Pada tahun 1992, Siti Purwanti dan suaminya, Patrice Bouttier, menyelenggarakan pernikahan mereka dengan sederhana di Indonesia. 

Terungkap bahwa Patrice Bouttier, seorang pria asal Perancis, adalah seorang koki di salah satu hotel bintang lima dan telah menekuni bidang kuliner selama 30 tahun.

Merdeka.com

Rayakan Anniversary Pernikahan 

Rayakan <i>Anniversary</i> Pernikahan&nbsp;
© 2024 merdeka.com

Foto dari mendiang Siti Purwanti dan Patrice Bouttier ini diunggah di akun Instagram @sitipurwanti15 pada tahun 2021, ketika mereka merayakan ulang tahun pernikahan ke-29.

Sosok yang Kuat dan Bijaksana

Sosok yang Kuat dan Bijaksana
© 2024 merdeka.com

Dengan pernikahan yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun, Patrice Bouttier dan mendiang Siti Purwanti memiliki pemahaman mendalam tentang kepribadian satu sama lain. Patrice Bouttier pernah menyatakan bahwa istrinya adalah sosok yang tangguh dan bijaksana.

Hanya Maut yang Dapat Memisahkan

Hanya Maut yang Dapat Memisahkan
© 2024 merdeka.com

Mendiang Siti Purwanti dan Patrice Bouttier menjalin hubungan yang sangat harmonis dan sering menghabiskan waktu bersama. Keduanya memasuki usia tua bersama-sama, hingga akhirnya kematian memisahkan mereka.

Kebersamaan yang Hanya Tinggal Kenangan

Kebersamaan yang Hanya Tinggal Kenangan
© 2024 merdeka.com

Pascakepergian Siti Purwanti, momen kebersamaan Patrice Bouttier dengan istrinya saat ini hanya menjadi kenangan. Bersama kedua anaknya, mereka masih merasakan duka mendalam atas kehilangan sosok istri dan ibu yang penuh kasih sayang dan selalu menjaga mereka.

Sakit Apa Ibu Maxime Bouttier?

Menurut keterangan Purwadi, ibu Maxime (Siti Purwanti) memang telah lama mengidap penyakit. Bahkan, ia pernah menjalani perawatan di rumah sakit dan dipasang ring jantung. Namun, penyakit yang diderita Siti Purwanti semakin melibatkan ginjalnya, sehingga perlu menjalani prosedur cuci darah. Sayangnya, upaya cuci darah tersebut tidak berhasil, dan kondisi kesehatannya semakin memburuk.

Merdeka.com

Apa Agama Maxime Bouttier?

Pria yang lahir di Poitiers, Perancis, pada tanggal 22 April 1993, diberi nama Maxime Andre Salam Bouttier, mengikuti agama Islam. Oleh karena itu, saat ini usianya telah mencapai 30 tahun.

Merdeka.com

Maxime Bouttier Anak ke Berapa?

Maxime Bouttier adalah anak sulung dari pasangan Patrice Bouttier dan Siti Purwanti.

Maxime Bouttier Kerja Apa?

Pada awalnya, Maxime Bouttier memulai kariernya di dunia hiburan bukan sebagai aktor, melainkan sebagai seorang model. Ia bergabung dengan agensi model ternama di Bali.

Luna Maya dan Maxime Selisih Umur Berapa?

Hubungan Luna Maya dan Maxime Bouttier telah berlangsung cukup lama dan sering menjadi perbincangan, terutama karena selisih usia mereka yang mencapai 10 tahun. Meskipun sering menjadi perbincangan di media sosial, Luna Maya menyatakan bahwa ia tidak merasa risih dengan perbedaan usia tersebut, melainkan merasa bangga.

Rekomendasi