Advertisement
Dalam rangka berpamitan, ia mengunjungi sebuah SMA dengan pengawalan dari petugas keamanan yang selalu mendampinginya.
Advertisement
Ia tiba di sekolah tersebut dengan mengendarai motor besar dan memakai helm. Sambutan meriah dari para siswa SMA pun menyambut kedatangannya.
Advertisement
Guru-guru di sekolah tersebut memberikan bunga kepada Sonya Fatmala, yang sering disapa sebagai "bunda" atau "teteh".
Advertisement
Selain itu, Sonya juga diberikan sambutan dengan tarian oleh siswi-siswi SMA, diikuti dengan pemberian nasihat, seperti menjadi netizen yang baik, menghindari narkoba, menghindari perilaku bebas, dan menjalankan ketaatan agama.
Advertisement
Sonya juga menyampaikan pamitannya, mengingat hari itu merupakan hari terakhir suaminya menjabat sebagai bupati.
Advertisement
Tidak hanya para guru, tetapi juga siswi-siswi di sekolah tersebut memberikan pelukan kepada Sonya. Netizen juga memuji kemampuannya dalam berbicara di depan publik dan penampilannya yang sederhana.
Advertisement
Sonya mendapatkan hadiah berupa foto dirinya yang sudah dipajang dalam bingkai, yang membuatnya tersentuh.
Advertisement
Ia bahkan tak dapat menahan air mata karena kenangan manis yang terjadi di hari terakhirnya.
Advertisement
Beberapa siswi juga terlihat menangis saat perpisahan dengan Sonya, menciptakan momen yang penuh emosi.
Advertisement
Tak ketinggalan, Sonya juga menunjukkan kebiasaannya menggoda anak-anak SMA dengan manis dan berhasil meraih simpati mereka.