Ammar Zoni Merasa Lebih Tenang di Lapas Cipinang dan Berharap Segera Dapatkan Kebebasan

Ammar Zoni menjelaskan dengan tegas mengenai dugaan rekayasa kasus yang melibatkan oknum tertentu, serta intimidasi yang ia alami.

M Altaf Jauhar
Oleh M Altaf Jauhar - Reporter
Ammar Zoni Merasa Lebih Tenang di Lapas Cipinang dan Berharap Segera Dapatkan Kebebasan
Sidang beragendakan pemeriksaan saksi verbalisan atau penyidik Ammar Zoni. Tampak dalam foto, terdakwa dugaan peredaran narkotika di Rumah Tahanan (rutan) Salemba, Muhammad Ammar Akbar alias (© 2026 Liputan6.com)

Ammar Zoni menjelaskan alasannya dengan tegas terkait dugaan adanya oknum yang mengatur kasusnya, serta intimidasi yang ia alami. Ia merasa lebih aman dan terlindungi di tempat penahanan saat ini dibandingkan sebelumnya.

Saat ini, Ammar Zoni menjalani masa tahanan di Lapas Narkotika Cipinang selama proses persidangan, setelah sebelumnya ditahan di Lapas Nusakambangan. Bintang film Madu Murni ini mengungkapkan bahwa di lokasi sebelumnya, ia tidak merasakan keamanan dan mengalami tekanan yang cukup berat.

"Saat ini alhamdulillah, saya ada di Lapas Cipinang Narkotika, yang mana mereka sangat melindungi saya, sangat menjaga diri saya gitu kan. Karena memang banyak ancaman-ancaman. Makanya saya berani ngomong semuanya tentang bagaimana oknum yang terlibat ini segala macam dan bagaimana rutan segala macam," ucap Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Kamis (22/1).

Ia menambahkan, "Saya berani lantang di sini karena alhamdulillah dari Lapas Cipinang sangat menjaga saya. Makanya saya minta doanya semoga saya baik-baik saja (sehat)." Salah satu ketakutan yang paling besar bagi Ammar Zoni adalah kemungkinan dirinya akan dipindahkan kembali ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah.

Semoga tidak dipindahkan ke Nusa Kambangan

Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara di Kasus Peredaran Narkoba
Dakwaan ini merujuk pada keterlibatan dalam jual beli atau menjadi perantara narkotika golongan I dengan berat melebihi 5 gram. Tampak dalam foto, terdakwa kasus dugaan peredaran narkotika di © 2026 Liputan6.com

Ammar Zoni berusaha keras untuk membuktikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pelanggaran berat, yang membuatnya harus kembali ke penjara dengan pengawasan ketat.

Ia mengungkapkan harapannya agar semua usaha ini dapat memberikan kejelasan, sehingga ia tidak harus dipindahkan lagi ke Nusakambangan.

"Dan kami berharap dengan semua ini juga bisa terbuka agar saya tidak dipindahkan kembali lagi ke NK (Nusakambangan) gitu lo. Untuk menunjukkan kalau saya tidak terlibat apa-apa di sini," tutur Ammar Zoni.

Berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menunjukkan

Ammar Zoni menunjukkan keyakinan bahwa saksi fakta dan saksi ahli yang akan dihadirkan dapat memberikan sudut pandang yang lebih adil dalam proses hukum yang dihadapinya. Ia juga telah mengonfirmasi rencananya kepada tim pengacara di depan para jurnalis.

"Saya berharap dari kuasa hukum saya, Om John, Bu Detta, dan Mas Wilman juga berjuang keras untuk membuktikan. Dan nanti kan setelah ini akan ada lagi saksi, saksi meringankan lagi, saksi fakta dan saksi ahli," ungkap Ammar Zoni.

Tidak akan kembali ke Rutan Salemba

Dalam kesempatan yang sama, Ammar Zoni menyampaikan harapannya untuk segera mendapatkan kebebasan. Ia menegaskan ketidakinginannya untuk kembali ke Rutan Salemba, karena menurutnya, sistem pengelolaan di tempat tersebut tidak profesional.

"Saya berharap cuma doa, doa saja sih. Saya berharap dari semua teman-teman, minta doanya. Semoga makin terbuka dan saya bisa segera pulang dan tidak kembali lagi ke Rutan Salemba. Karena tempat itu tidak profesional menurut saya," ucap Ammar Zoni.

Harapan Ammar Zoni untuk bebas dari penjara sangat kuat. Ia merasa bahwa Rutan Salemba tidak dikelola dengan baik, sehingga ia ingin menghindari tempat tersebut. Dengan penuh keyakinan, ia meminta dukungan doa dari teman-temannya agar proses kebebasannya segera terwujud.

"Saya berharap cuma doa, doa saja sih. Saya berharap dari semua teman-teman, minta doanya. Semoga makin terbuka dan saya bisa segera pulang dan tidak kembali lagi ke Rutan Salemba. Karena tempat itu tidak profesional menurut saya," ucap Ammar Zoni.

Rekomendasi