7 Potret Lawas Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief Assegaf, Putuskan Nikah Muda hingga Maut Memisahkan

Kisah cinta antara Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief Assegaf yang bertahan puluhan tahun.

Wulan Noviarina Anggraini
7 Potret Lawas Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief Assegaf, Putuskan Nikah Muda hingga Maut Memisahkan
Menikah Muda, Potret Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Assegaf - Setia Hingga Maut Memisahkan (instagram.com/najwashihab)

Duka mendalam tengah dirasakan Najwa Shibab yang kehilangan sang suami tercinta Ibrahim Sjarief Assegaf. Baim, sapaanya meninggal dunia di usia 48 tahun di Rumas Sakit PON, Jakarta Timur pada 20 Mei 2025.

Kisah cinta Najwa Shiab dan Ibrahim Sjarief Assegaf menjadi salah satu cerita indah tentang cinta sejati yang tumbuh sejak masa kuliah hingga maut akhirnya memisahkan. Berawal dari pertemuan mereka di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, hubungan keduanya berkembang menjadi ikatan suci pernikahan yang telah bertahan lebih dari dua dekade.

Berikut ini potret lawas dan perjalanan cinta Najwa dan Baim yang berakhir di pelaniman pada tahun 1997 silam yang dilansir dari KapanLagi.com, Selasa (20/5).

Bertemu di Kampus Universitas Indonesia

Menikah Muda, Potret Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Assegaf - Setia Hingga Maut Memisahkan
Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief Assegaf pertama kali berjumpa di kampus Universitas Indonesia. Ketika itu Najwa adalah mahasiswa baru dan Baim adalah seniornya di Fakultas Hukum. instagram.com/najwashihab

Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief Assegaf bertemu untuk pertama kalinya di Universitas Indonesia. Pada saat itu, Najwa masih berstatus sebagai mahasiswa baru sedangkan Baim sudah menjadi senior di Fakultas Hukum.

Pertemuan mereka di kampus menjadi awal dari sebuah hubungan yang menarik. Najwa yang masih fresh menjadi mahasiswa baru merasa terkesan dengan sosok Baim yang sudah lebih berpengalaman dalam dunia perkuliahan.

Di tengah kesibukan akademis, interaksi mereka semakin intens. Baim sering memberikan bimbingan kepada Najwa, membantu dia menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus yang baru.

Satu Organisasi di Kampus

Menikah Muda, Potret Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Assegaf - Setia Hingga Maut Memisahkan
Ibrahim tak mau lama-lama pacaran dengan Najwa. Ia langsung meminang Najwa kepada Quraish Shihab, namun ayah Najwa itu memberikan syarat kepada calon menantunya. Boleh menikah asalkan sudah menyelesaikan skripsi dan lulus kuliah. Ibrahim pun menyanggupi permintaan dari Quraish tersebut. Ketika itu, Najwa baru berusia 19 tahun. instagram.com/najwashihab

Seiring berjalannya waktu, kedekatan mereka pun semakin erat. Najwa merasa nyaman berdiskusi tentang berbagai hal dengan Baim, yang membuatnya semakin terinspirasi untuk mengejar cita-citanya.

Hubungan yang terjalin di kampus tersebut tidak hanya sebatas pertemanan. Keduanya mulai saling mendukung dalam berbagai aktivitas, baik akademis maupun non-akademis.

Najwa dan Baim sering terlibat dalam kegiatan organisasi kampus. Hal ini membuat mereka semakin mengenal satu sama lain dan memperkuat ikatan di antara mereka.

Seiring waktu, mereka pun merasakan ketertarikan yang lebih dari sekadar teman. Momen-momen berharga di kampus menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi keduanya.

Najwa dan Baim akhirnya menyadari bahwa pertemuan di Universitas Indonesia telah mengubah arah hidup mereka. Hubungan yang dimulai di bangku kuliah ini menjadi fondasi untuk perjalanan selanjutnya.

Langsung Diajak Nikah

Menikah Muda, Potret Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Assegaf - Setia Hingga Maut Memisahkan
Najwa sendiri tak serta merta menerima lamaran Ibrahim. Ia memantapkan hatinya ketika umrah di Tanah Suci Mekkah. Di depan Ka'bah, Najwa melakukan salat istikharah dan mendapatkan jawaban di sana. instagram.com/najwashihab

Kala itu, Ibrahim tidak ingin berpacaran terlalu lama dengan Najwa. Ia segera mengajukan lamaran kepada Quraish Shihab, ayah Najwa, tetapi Quraish memberikan syarat kepada calon menantunya.

Ia mengizinkan pernikahan asalkan Ibrahim telah menyelesaikan skripsi dan lulus dari kuliah. Ibrahim pun setuju untuk memenuhi permintaan Quraish tersebut. Pada saat itu, Najwa masih berusia 19 tahun.

Najwa tidak langsung menerima lamaran dari Ibrahim. Ia mengambil waktu untuk merenungkan keputusan tersebut saat menjalani umrah di Tanah Suci Mekkah. Di hadapan Ka'bah, Najwa melaksanakan salat istikharah dan merasakan adanya petunjuk yang jelas.

Pengalaman spiritual tersebut membantunya untuk memantapkan hati dalam mengambil langkah selanjutnya.

Menikah di Solo

Menikah Muda, Potret Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Assegaf - Setia Hingga Maut Memisahkan
Pasangan ini kemudian menikah di Solo pada tahun 1997. Pernikahan mereka digelar dengan meriah dan memakai beberapa adat, mulai dari Bugis, Betawi dan juga adat Jawa. instagram.com/najwashihab

Pasangan tersebut melangsungkan pernikahan di Solo pada tahun 1997. Acara pernikahan mereka berlangsung dengan meriah dan mengusung berbagai tradisi, termasuk adat Bugis, Betawi, dan Jawa.

Awalnya Tak Mau Nikah Muda

Menikah Muda, Potret Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Assegaf - Setia Hingga Maut Memisahkan
Najwa mengaku tak pernah berencana untuk menikah muda. "Nggak pernah berencana spesifik nikah muda sih. Cuma karena ketemu orang yang tepat aja dan waktu itu mikirnya, kalau bisa bahagia sekarang kenapa harus menunda kebahagiaan?," ujar Najwa. instagram.com/najwashihab

Najwa menyatakan dia tidak pernah memiliki rencana untuk menikah di usia muda.

"Nggak pernah berencana spesifik nikah muda sih. Cuma karena ketemu orang yang tepat aja dan waktu itu mikirnya, kalau bisa bahagia sekarang kenapa harus menunda kebahagiaan?," ungkap Najwa.

Menikah di Semester 3

Menikah Muda, Potret Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Assegaf - Setia Hingga Maut Memisahkan
Menikah ketika baru semester 3, Najwa kemudian melanjutkan kuliahnya sampai selesai. Selang 4 tahun setelah menikah, ia melahirkan putra pertamanya, Izzat. Lalu selang 10 tahun kemudian Najwa melahirkan anak kedua, namun bayi bernama Namiyah itu meninggal dunia hanya beberapa jam setelah dilahirkan. instagram.com/najwashihab

Najwa memutuskan untuk menikah saat masih di semester 3, namun ia tetap melanjutkan pendidikan hingga lulus. Empat tahun setelah pernikahannya, ia dikaruniai seorang putra yang diberi nama Izzat.

Setelah sepuluh tahun, Najwa kembali melahirkan anak kedua. Sayangnya, bayi yang diberi nama Namiyah tersebut meninggal dunia hanya beberapa jam setelah dilahirkan.

Dipisahkan Maut

Menikah Muda, Potret Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Assegaf - Setia Hingga Maut Memisahkan
Kini potret pernikahan dengan Ibrahim ini akan menjadi kenangan manis bagi Najwa. Setelah 28 tahun bersama, Ibrahim meninggalkan Najwa untuk selama-lamanya usai terserang stroke dan meninggal dunia pada Selasa, (20/5). instagram.com/najwashihab

Potret pernikahan Najwa dan Ibrahim akan selalu menjadi kenangan indah bagi Najwa. Selama 28 tahun menjalin hidup bersama, Ibrahim harus pergi untuk selamanya setelah mengalami serangan stroke yang menyebabkan ia meninggal dunia pada hari Selasa, (20/5).

Rekomendasi