Dalam beberapa tahun terakhir, serial dari Malaysia telah menarik perhatian penonton di Indonesia, baik dalam bentuk animasi maupun drama. Negeri Jiran, yang sebelumnya dikenal melalui kartun-kartun legendaris seperti Upin & Ipin dan BoBoiBoy, kini semakin menunjukkan kekuatannya di dunia hiburan regional.
Kualitas grafik yang mengesankan dalam serial animasi mereka tidak hanya memikat, tetapi juga didukung oleh plot cerita yang sederhana namun menyentuh, serta karakter-karakter ikonik yang mudah diingat oleh berbagai kalangan usia.
Menariknya, tidak hanya serial kartun yang mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia. Drama-drama dari Malaysia juga mulai mendapatkan perhatian, terutama melalui platform media sosial seperti TikTok yang menjadi sarana penyebaran potongan-potongan adegan yang viral.
Cerita yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari, sentuhan budaya Melayu yang sudah akrab di telinga masyarakat Indonesia, serta peningkatan kualitas produksi menjadikan drama-drama Malaysia semakin disukai. Fenomena ini menandai babak baru dalam hubungan budaya antara dua negara serumpun.
Berikut 5 serial dari negeri Jiran yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (7/4).
Advertisement
1. Upin dan Ipin
Sejak pertama kali ditayangkan pada bulan September 2007 di TV9 Malaysia, Upin & Ipin telah menjadi fenomena budaya yang sangat dikenal di kawasan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Serial ini awalnya diciptakan oleh studio Les' Copaque dengan tujuan edukatif untuk mengenalkan anak-anak pada arti dan pentingnya bulan Ramadhan. Namun, siapa sangka serial ini telah berkembang jauh melampaui tujuan awalnya.
Upin dan Ipin, dua anak kembar yang lucu dan polos, tinggal bersama Kak Ros dan Opah di sebuah desa yang kaya akan nuansa tradisional Melayu. Setiap episode menawarkan cerita ringan yang berkisar pada kehidupan sehari-hari anak-anak di kampung, tetapi selalu menyisipkan pesan moral yang mendalam, seperti pentingnya bersyukur, sopan santun, tolong-menolong, serta cinta kepada keluarga dan tradisi.
Ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap Upin & Ipin tidak hanya disebabkan oleh kesamaan budaya dan bahasa, tetapi juga oleh daya tarik visual serta humor yang ditawarkan oleh karakter-karakternya.
Tokoh-tokoh seperti Ehsan, Fizi, Jarjit, dan Tok Dalang, memberikan warna yang membuat cerita ini mudah dihubungkan dengan anak-anak di Indonesia. Selain itu, cara penyampaian cerita yang tidak menggurui menjadikannya favorit di berbagai kalangan usia, bahkan menjadi tontonan keluarga yang dinanti-nanti.
Advertisement
2. Boboiboy
BoBoiBoy adalah serial animasi aksi yang diproduksi di Malaysia dan telah berhasil menarik perhatian penonton Indonesia sejak pertama kali ditayangkan pada tahun 2011. Kisah ini berpusat pada seorang anak bernama BoBoiBoy yang mendapatkan kekuatan luar biasa untuk melawan berbagai ancaman dari luar angkasa.
Dalam petualangannya, BoBoiBoy tidak sendirian. Ia didampingi oleh teman-temannya, yaitu Yaya yang memiliki kemampuan gravitasi, Ying yang bergerak dengan kecepatan super, serta Gopal yang dapat mengubah materi. Serial ini menjadi sangat populer karena menawarkan kualitas grafis yang sangat baik untuk ukuran produksi dari Asia Tenggara.
Desain karakter yang menarik, aksi seru melawan penjahat seperti Adudu dan Probe, serta elemen humor yang segar telah membuat anak-anak Indonesia jatuh cinta.
Berbeda dengan banyak kartun Barat, BoBoiBoy mengedepankan nilai-nilai persahabatan, keberanian, dan kekuatan dalam kebersamaan, yang disajikan dalam cerita penuh aksi namun tetap ramah untuk anak-anak. BoBoiBoy juga berhasil berkembang menjadi franchise besar dengan melahirkan beberapa spin-off dan film layar lebar, yang semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu produk animasi Malaysia yang paling sukses di tingkat internasional.
Advertisement
3. Melur Untuk Firdaus
Drama Melur untuk Firdaus hadir sebagai kejutan yang menyenangkan di tengah banyaknya drama romantis Asia yang beredar. Pertama kali ditayangkan pada 27 Mei 2022, serial ini dengan cepat merebut hati pemirsa Indonesia berkat alur cerita yang kuat dan penampilan dua aktor muda berbakat, yaitu Anna Jobling sebagai Melur dan Meerqeen sebagai Firdaus.
Alur cerita dimulai ketika Firdaus terpaksa menikahi Melur atas desakan keluarganya, meskipun hatinya telah terikat pada kekasihnya, Dee. Dalam waktu 48 jam yang diberikan untuk meyakinkan Dee agar mau menikah, Firdaus merasa kecewa saat Dee menolak dengan alasan belum siap untuk berkomitmen.
Akhirnya, Firdaus menikahi Melur meskipun dengan rasa enggan. Namun, Melur ternyata menyimpan perasaan cinta yang tulus kepada Firdaus.
Yang membuat Melur untuk Firdaus menonjol dibandingkan drama perjodohan lainnya adalah kekuatan penceritaannya, chemistry yang kuat antara para pemeran, serta elemen komedi ringan yang membuat penonton merasa dekat dengan kisah karakter-karakternya. Banyak adegan dari serial ini yang viral di TikTok, memicu diskusi dan membentuk fanbase baru di Indonesia.
Serial ini juga mengeksplorasi tema perjuangan cinta dalam pernikahan yang tidak dimulai dari rasa cinta, sehingga banyak penonton yang merasa terhubung secara emosional. Kisah Melur yang sabar dan berjuang untuk mendapatkan hati suaminya menjadi daya tarik utama dari serial ini.
Advertisement
4. Nur
NUR merupakan salah satu drama asal Malaysia yang berani mengangkat tema sosial dan religius dengan cara yang emosional dan menyentuh hati. Ditayangkan pada tahun 2018, cerita ini mengikuti perjalanan cinta antara seorang Ustaz muda bernama Adam dan Nur, seorang wanita baik hati yang lahir dari lingkungan yang sulit sebagai anak dari seorang pekerja seks komersial.
Adam, yang tengah meneruskan misi dakwah ayahnya, pada awalnya hanya menganggap Nur sebagai peserta kajian subuh yang rutin. Namun, ketertarikan Adam mulai tumbuh ketika ia melihat semangat Nur yang kuat untuk belajar agama dan berusaha memperbaiki diri.
Konflik mulai muncul ketika Adam mengetahui latar belakang Nur, yang menjadi penyebab penolakan dari keluarganya, terutama ibunya. Drama ini tidak hanya berfokus pada kisah cinta antara Adam dan Nur, tetapi juga menggali isu-isu keluarga, penilaian sosial, serta pentingnya penerimaan dan pengampunan dalam kehidupan.
Dengan nuansa religius yang kental, NUR mengajak penonton untuk merenungkan makna ketulusan, usaha menjadi pribadi yang lebih baik, serta bagaimana agama dapat menjadi jalan menuju keselamatan bagi siapa pun, tanpa memandang masa lalu mereka. Selain itu, NUR juga mendapatkan banyak pujian karena keberanian naskahnya serta kualitas akting dari para pemeran yang mampu menggugah emosi penonton.
Advertisement
Bidaah (Broken Heaven)
Serial Bidaah, yang dikenal di tingkat internasional sebagai Broken Heaven, merupakan drama web Malaysia terbaru yang langsung menarik perhatian sejak penayangannya pada 6 Maret 2025. Mengangkat isu sensitif mengenai penyimpangan ajaran agama dalam komunitas sekte sesat, serial ini dengan cepat menjadi viral di media sosial, terutama setelah adegan ikonik dari tokoh Walid yang menyatakan, "Pejamkan mata, bayangkan muka Walid."
Dengan total 15 episode yang masing-masing berdurasi 30 menit, Bidaah menyoroti praktik manipulatif yang dilakukan oleh pemimpin spiritual terhadap pengikutnya dengan dalih agama. Drama ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai kritik sosial terhadap fenomena keagamaan yang menyimpang.
Didukung oleh aktor-aktor papan atas Malaysia seperti Faizal Hussein, Fattah Amin, dan Riena Diana, Bidaah menawarkan akting yang mendalam, karakter yang kompleks, serta plot yang penuh ketegangan. Serial ini tidak hanya menarik perhatian karena temanya yang kontroversial, tetapi juga karena kualitas produksinya yang sinematik dan berani.
Drama ini berhasil memicu diskusi publik mengenai spiritualitas, penyimpangan kekuasaan, serta pentingnya literasi keagamaan. Bidaah membuktikan bahwa industri drama Malaysia kini berani mengangkat tema-tema berat yang relevan dengan dinamika sosial yang ada saat ini.