Seniman senior Betawi Muhammad Urip Arphanmasih muncul di layar kaca saat main di 'Emak Ijah Pengen ke Mekah'. Sinetron itu begitu meledak. Namun nahas awal 2019 lalu Urip kena musibah jatuh dari tangga.
Di masa keemasannya sinetron yang dibintangi Babe Urip selalu melejit dan melambungkan namanya di dunia hiburan. Namun sayangnya seiring berjalannya waktu dan regenerasi nama Urip Arphan kian tenggelam. Kondisi Urip tak segagah dulu sejak menderita stroke.
Urip berharap bisa cepat pulih lantaran sudah kangen ingin bertemu dengan teman-teman yang sering tampil di TV untuk bermain sinetron dan lenong.
"Iya pasti mau, enggak bisa dibohongi sudah lengket banget," kata Urip.
Urip pun sedih semenjak dirinya jatuh sakit stroke sudah jarang tampil lagi di layar kaca. Dia pun tak mau patah semangat. Segala upaya dilakukan demi kesembuhan.
"Iya ambles, terjun, enggak ada kegiatan. Kalau dari hati mah masih mau (syuting), kalau ada yang ngajak," ucap Urip.
Advertisement
Kharisman Arief Wibawa anak Urip berharap sang ayah cepat sehat kembali, terutama kakinya.
"Karena di dunia seni ini tidak ada faktor usia, dari mulai orok sampai kakek-kakek pasti masih kepakai. Kalau harapan saya untuk teman-teman engkong sendiri semoga makin jaya dan kalau misal ada waktu mampir nengokin engkong Urip ke sini, begitu kurang lebih," tutupnya.
Seperti diketahui, di masa jayanya, aktor berwajah mirip dengan Benyamin Sueb ini sempat populer membintangi puluhan film sejak 1970-an, seperti Si Doel Anak Modern (1976), Bodoh-bodoh Mujur (1981), Mat Pelor (1990). Wajahnya juga masih terlihat ketika main di sinetron 'Emak Ijah Pengen ke Mekah' pada 2014 lalu.
Urip tercatat pernah main di 51 judul film. Dia juga biasa terlibat dalam produksi layar kaca, seperti sinetron dan FTV. Pernah juga menjabat sebagai Ketua Umum Pasta hingga Penasihat DPC Forkabi Kemayoran.