Pernah Berjaya, Urip Arpan Tak Lagi Punya Harta di Usia Senja

Pundi-pundi rupiah yang diperoleh semasa jaya sudah habis. Kini Urip tinggal di rumah kontrakan di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
Pernah Berjaya, Urip Arpan Tak Lagi Punya Harta di Usia Senja
Artis Senior Urip Arphan. ©2021 Merdeka.com/Anak Magang Anastasya

Seniman senior Urip Arphan kini hidupnya pas-pasan. Sejak dua tahun lalu Urip menderita stroke. Pundi-pundi rupiah yang diperoleh semasa jaya sudah habis. Kini Urip tinggal di rumah kontrakan di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Rupanya tabungan serta penghasilan Urip terkuras habis untuk pengobatan mendiang istri yang menderita penyakit kanker darah atau leukimia beberapa tahun silam. Hal ini diungkapkan putra ketiga Urip, Kharisman Arief saat tim merdeka.com menyambanginya Rabu (24/3).

"Lama-lama kan abis kalau enggak syuting, apa lagi pas syuting Mak Ijah itu kan berbarengan sama Ibu saya kanker darah sudah dua tahunan, jadi ya tahu sendiri sekali berobat itu berapa. Enggak lama Ibu meninggal, beliau juga kepikiran terus sakit juga," kata Arief.

Urip sendiri mengaku tidak memiliki tabungan. Saat masih aktif hanya berpikir yang penting cukup untuk hidup sehari-hari.

"Saya ya enggak mikirin apa-apa yang penting ada tempat buat nongkrong. Awalnya sih ada rumah di Kemayoran, terus dijual, dibagi-bagi duitnya," jelas Babe Urip.

Sudah Dua Tahun Sakit

Diketahui uang hasil penjualan rumah dibagi-bagikan ke anak, mantu, serta cucunya. "Iya dibagi ke anak, mantu, siapa aja lah," kata kakek yang sudah memiliki 7 cucu ini.

Kondisi kesehatan Urip menurun sejak jatuh dari tangga dua tahun lalu. Saat itu masih tinggal di Kemayoran. Sempat beberapa hari dirawat di rumah sakit. Selain diperiksa oleh dokter, Urip juga menjalani terapi.

Kini Urip harus memakai tongkat sebagai alat bantu jalan. Tubuhnya tampak lusuh dimakan usia. Rambutnya juga sudah memutih. "Sakit stroke ringan," ujar seorang anak Babe Urip, Kharisman Arief Wibawa di kediamannya kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (24/3).

Di masa jayanya, aktor berwajah mirip dengan Benyamin Sueb ini sempat populer membintangi puluhan film sejak 1970-an, seperti Si Doel Anak Modern (1976), Bodoh-bodoh Mujur (1981), Mat Pelor (1990). Wajahnya juga masih terlihat ketika main di sinetron 'Emak Ijah Pengen ke Mekah' pada 2014 lalu.

"Ya kurang lebih dua tahun lalu (sakit)," ungkap Urip yang mulai bermain sejak tahun 1975 dalam film Laila Majenun itu.

Bantuan dari Deddy Mizwar

Sejumlah rekan Urip sudah datang menjenguk dan tak sedikit turut membantu meringankan bebannya. "Tahun kemarin teman-teman Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) kayak Jarwo, Narji sudah pada nengokin Engkong," jelas Arief.

Rupanya, ada juga sahabat masa muda Urip yang kerap mengirim uang setiap bulan. Dia adalah aktor senior Deddy Mizwar.

"Haji Deddy Mizwar, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, setiap bulan masih ngirimin lah masuk ke rekening. Kita mensyukuri sekali," tandas Arief.

Reporter Magang: Annastasya

Rekomendasi