Sandiaga Uno Puji Deretan Bisnis Bang Sapri: Jago Melihat Peluang

Sosok Sapri selama ini dikenal sebagai sosok komedian. Namun tak banyak yang tahu jika memiliki sejumlah usaha. Usaha yang digeluti Sapri mulai dari kuliner, barbershop hingga laundry.

Dian Rosadi
Oleh Dian Rosadi - Reporter
Sandiaga Uno Puji Deretan Bisnis Bang Sapri: Jago Melihat Peluang
Sapri dan Sandiaga Uno. ©2020 Merdeka.com/Sandiaga Uno TV

Sosok Sapri selama ini dikenal sebagai sosok komedian. Namun tak banyak yang tahu jika memiliki sejumlah usaha. Usaha yang digeluti Sapri mulai dari kuliner, barbershop hingga laundry.

Sandiaga Uno belum lama ini berkunjung ke warung soto mi milik Sapri.Sandiaga Uno memuji usaha yang digeluti oleh Sapri.

Sapri sendiri merasakan dampak Corona kepada usahanya. Berikut ulasannya seperti dilansir channel youtube Sandiaga Uno.

Punya Warung Soto Mie Bogor

Salah satu usaha kuliner yang dijalani Sapri yakni warung soto mi Bogor. Usaha itu sudah dia jalani sejak 3 tahun terakhir. Sapri pun menceritakan awal mula usaha yang dia jalani kepada Sandiaga Uno.

"Saya memang kepikiran dari dulu pengen punya usaha. Akhirnya usaha disini tadinya ini warungnya warung mie instan nih pak. Dia (pemilik sebelumnya) gak kuat mungkin atau dia sudah bosen disini dilempar ke saya, bang Sapri terusin. Ini sudah 3 tahun berarti tahun 2017-an," kata Sapri.

Modal yang Keluarkan Sapri

Sandiaga pun bertanya soal modal yang dikeluarkan Sapri untuk membangun usahanya tersebut. Jika ditotal dengan usaha bubur yang juga di jalani, Sapri mengeluarkan modal sekitar 19 juta.

"Iya kita kan ngontrak ini kemarin pas operan dari orang itu kita 9 juta setahun untuk ini.Terus kita belanja-belanja habis sama bikin gerobak apa itu hampir 5 juta. Jadi 14 juta. Terus bubur juga itu tadinya punya orang juga, karena dia mau pulang kampung gak mau balik lagi dijual lagi sama saya, waktu itu dijual 5 juta. Total 19 juta," kata Sapri.

Sapri Bicara Omzet

Sandiaga kemudian berbicara soal omzet yang dia peroleh dari usahanya. Sapri tak mengungkap secara rinci, namun dari pendapatan usahanya digunakan untuk gaji karyawan dan belanja serta menyisihkan untuk tabungan.

"Ya lumayan untuk soto kalau saya kan ga tahu ininya saya serahin ke adek saya. Tahunya buat karyawan ada, buat naro kita buat bayar tahunan ini ada, pokoknya buat belanja cukup," kata Sapri.

Dampak Corona

Sapri sendiri mengaku turut merasakan dampak Corona. Dia pun mengurangi belanjaan untuk warungnya.

"Cuma buat sekarang ini kan memang lagi Corona ya turun daging itu biasanya kita 10-15 kg, sekarang paling cuma 6 kg.Iya paling buat belanja sama gaji karyawan aja sama buat naro dikit tabungan buat bayar kontrakan," kata Sapri.

Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

Meski warungnya buka, Sapri tetap menjalankan anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan.

Rekomendasi