Momen Aktor Fauzi Baadila di Suriah, Panik Lihat Pesawat Tempur dan Suara Tembakan

Awal tahun ini, tepatnya pada Januari 2020 Fauzi Baadila diajak oleh tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk mengirimkan bantuan dari hasil donasi yang terkumpul ke Suriah. Fauzi begitu semangat mengikuti kegiatan tersebut.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Momen Aktor Fauzi Baadila di Suriah, Panik Lihat Pesawat Tempur dan Suara Tembakan
Fauzi Baadila. YouTube Aksi Cepat Tanggap ©2020 Merdeka.com

Awal tahun ini, tepatnya pada Januari 2020 Fauzi Baadila diajak oleh tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk mengirimkan bantuan dari hasil donasi yang terkumpul ke Suriah. Fauzi begitu semangat mengikuti kegiatan tersebut.

Hal tersebut terungkap dalam video di saluran YouTube Aksi Cepat Tanggap dengan tajuk 'Misi Kemanusiaan Bang Fauzi Baadilla di Zona Merah Suriah!' yang tayang pada 4 Februari 2020. Semula semangat, rasa ketakutan kemudian muncul.

"Sejak pertama di telepon dengan cepat saya jawab mau. Semenjak telepon itu, pikiran yang masuk di otak saya tuh macem-macem. Gimana kalau mati, gimana kalau misalnya cacat," papar Fauzi.

"Gak tahu itu suara malaikat atau setan yang ganggu pikiran. Gua gak berani izin ke mama waktu itu karena pasti panik. Sebelum berangkat gua gak pamir, berangkat-berangkat aja. Maaf mom," sambungnya.

Pada 9 Januari 2020, Fauzi terbang ke Idlib, Suriah. Di sana, Fauzi menyalurkan bantuan kepada orang-orang yang memang membutuhkan. Fauzi takut sekaligus bahagia karena bisa turun langsung menyalurkan bantuan.

"Terima kasih dermawan atas kemurahan hatinya ini bukti bahwa donasi dari sahabat-sahabat dermawan semua sudah tersampaikan. Semoga bisa meringankan penderitaan mereka," papar Fauzi.

Saat memberikan bantuan, Fauzi dikagetkan dengan keberadaan pesawat tempur di udara. Seketika, sekujur tubuhnya seolah tak berfungsi karena takut dengan keadaan yang ada. Ia khawatir bila pesawat itu akan menjatuhkan bom di tempatnya berada.

"Tiba-tiba ada pesawat tempur keliling-keliling nyari tempat di mana dia mau ngejatuhin rudal. Langsung bego seketika, yang gua bisa cuma syahadat," kata dia.

Di Suriah, Fauzi menetap di tempat pengungsian. Dengan kondisi seadanya, Fauzi pun tidur bersama dengan beberapa orang lainnya pada satu tenda yang sama. Ia pun memperlihatkan kondisi di dalam tenda tempat tinggal sementaranya.

"Ini keadaan di dalam. Saya nginep di tenda pengungsian. Ada lagu buat pengantar tidur paling horor sedunia (suara ledakan bom)," papar Fauzi.

Rekomendasi