Sidang putusan hak asuh anak Atalarik Syach dan Tsania Marwa sudah mencapai akhir. Namun, perasaan Tsania nyatanya campur aduk mendapati hasil putusan sidang itu.
Lewat instagram pribadinya, Tsania mengungkapkan perasaannya. Di satu sisi, ia begitu bahagia atas hasil putusan hak asuh anak itu. Namun, di sisi lain ia merasa sesak di dada.
Advertisement
Perasaan Tsania Campur Aduk
Setelah 2,5 tahun memperjuangkan hak asuh anak, akhirnya kini sudah mencapai akhir. Tsania mendapat hak asuh anak keduanya bernama Shabira.
Sedangkan hak asuh anak pertamanya, Syarief jatuh ke tangan sang ayah, Atalarik. Perasaan Tsania pun begitu campur aduk.
"Alhamdulillah setelah 2,5 tahun saya berjuang untuk hak asuh anak, hari ini saya dapat keputusan bahwa hak asuh anak lelaki saya, Syarief jatuh ke tangan bapaknya, dan anak perempuan saya Shabira jatuh ke tangan saya," tulis Tsania di instagram.
"Perasaan saya campur aduk. Satu sisi bahagia, satu sisi sesak dada. Tetapi, karena saya selalu bawa dalam doa, saya yakin ini yang terbaik dari Allah SWT," terangnya.
Advertisement
Tak Mau Memilih
Sebagai seorang ibu, Tsania tentu menginginkan hak asuh atas kedua anaknya. Namun kenyataannya, Syarief diasuh oleh mantan suaminya, Atalarik. Tsania pun menerima keputusan tersebut.
"Mau pun seorang ibu memiliki 10 anak, tentunya tidak akan pernah sanggup untuk memilih, karena semua anak adalah darah daging kita yang sama nilai dan kasih sayang nya," terang dia.
Advertisement
Hadiah dari Allah
Tsania menerima keputusan tersebut sebagai hadiah untuknya. Ia yakin, semua akan indah pada waktunya.
"Syarief dan Shabira, ini sebuah 'hadiah' dari Allah SWT buat kita semua, walaupun terlihat belum sempurna, tetapi Umi yakin semua akan indah pada waktu nya," jelas dia.