Keluarga Kiai, Kisah Perjalanan Karier Jamal Mirdad dari Tahun 79 ke Jakarta Ikut Jejak Bang Rhoma

Jamal Mirdad mendapat Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik film 'Ramadhan dan Ramona'.

Dian Rosadi
Oleh Dian Rosadi - Reporter
Keluarga Kiai, Kisah Perjalanan Karier Jamal Mirdad dari Tahun 79 ke Jakarta Ikut Jejak Bang Rhoma
Keluarga Kiai, Kisah Perjalanan Karier Jamal Mirdad dari Tahun 79 ke Jakarta Ikut Jejak Bang Rhoma (Merdeka.com)

Jamal Mirdad mendapat Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik film 'Ramadhan dan Ramona' pada tahun 1992.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sosok Jamal Mirdad sudah tidak asing lagi di dunia hiburan Tanah Air. Namanya dikenal sebagai seorang aktor dan juga penyanyi. Jamal Mirdad diundang di podcast Rhoma Irama. Jamal Mirdad menceritakan soal kehidupan dan kariernya sejak dulu hingga sekarang.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tak banyak yang tahu jika Jamal Mirdad berasal dari keluarga kiai. Awalnya, Rhoma bertanya kepada Jamal Mirdad.

"Saya dengar keluarga kiai juga ini, keluarga pesantren ini masyaallah," tanya Rhoma Irama.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jamal Mirdad mengungkapkan jika dirinya memang berasal dari keluarga pesantren. Jamal Mirdad bersyukur jika dirinya dilahirkan dari kedua orang yang dekat dengan Allah. Jamal Mirdad sendiri merupakan anak ke-9 dari 10 bersaudara.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Paling tidak memang rasa syukur kepada Allah yang tidak ada hentinya mudah-mudahan sampai akhir hayat. Karena saya dilahirkan dari kedua orang tua saya ini yang subhanallah, artinya dari keluarga yang dekat kepada Allah," ucap Jamal Mirdad.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kalau bisa dibilang sekarang tuh para aulia, dari mbah-mbah saya. Walaupun saya memang mengambil jalur ini tapi mudah-mudahan jalur ini membuat manfaat buat saya, keluarga dan para umat. Jadi kalau Pak Haji tadi menyampaikan bahwa saya memang dari keluarga pesantren, dari keluarga kiai dan sebagainya, iya alhamdulillah," imbuhnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jamal Mirdad sendiri merintis kariernya dari menyanyi. Jamal Mirdad merantau ke Jakarta karena mengikuti jejak Rhoma Irama. Jamal Mirdad pun masih ingat saat dia berangkat ke Jakarta sekitar tahun 1979.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Saya justru awalnya nyanyi. Saya di tahun 79 tiba-tiba saya kepengen ke Jakarta ngikuti jejak Pak Haji, artinya jejak yang penting saya bisa bernyanyi skala nasional, kan Allah kasih. Mungkin saya tidak terlalu banyak proses tapi memang Allah tempatkan disitu. Lalu kemudian terus ke kanan kiri dan sebagainya," ucap Jamal Mirdad.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jamal Mirdad kemudian mulai melebarkan saya ke dunia akting. Dari situ, Jamal Mirdad mulai bermain di film hingga sinetron.

"Kalau film mungkin tidak begitu banyak, sinetron yang lebih banyaknya ke nyanyi. Saya kan ngikut Pak Haji," katanya.

Rhoma Irama sendiri memuji sosok Jamal Mirdad di dunia seni peran. Jamal Mirdad mendapat Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik film 'Ramadhan dan Ramona' tahun 1992.

Rhoma Irama sendiri memuji sosok Jamal Mirdad di dunia seni peran. Jamal Mirdad mendapat Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik film 'Ramadhan dan Ramona' tahun 1992.
Dok. Istimewa

"Jadi beliau ini adalah pemenang Piala Citra peran utama film Ramadhan dan Ramona," ucap Rhoma.

Rekomendasi