Jennifer Coppen Akui Sejak Kamari Lahir Mendiang Dali Wassink Urus Semua Keperluan Sang Anak: Aku Cuma Ngasih ASI Doang

Setelah mendengar kisah dari Jennifer, banyak warganet yang menyatakan kekaguman mereka terhadap almarhum Dali Wassink.

Zulfa Ayu Sundari
Oleh Zulfa Ayu Sundari - Reporter
Jennifer Coppen Akui Sejak Kamari Lahir Mendiang Dali Wassink Urus Semua Keperluan Sang Anak: Aku Cuma Ngasih ASI Doang
Begini reaksi ibunda dali saat jennifer coppen hamil. (credit:youtube.com/@curhatbang) (© 2025 Liputan6.com)

Jennifer Coppen mengenang kembali suaminya, Dali Wassink yang telah meninggal dunia. Dalam sebuah wawancara di podcast Denny Sumargo, Jennifer menceritakan betapa sabarnya Dali dalam merawat anak mereka, Kamari.

Dia bahkan menekankan Dali melaksanakan perannya sebagai ayah dengan penuh cinta dan perhatian.

"Anakku lahir, aku tuh kerjaannya cuman ngasih ASI doang. Pokoknya Dali yang ganti pempers, mandiin, pijetin segala macem," ungkap Jennifer.

Tak hanya itu, Dali tidak hanya sekadar membantu, tetapi juga menikmati setiap momen dalam proses pengasuhan Kamari. Di saat itu, tugas utama Jennifer hanyalah menyusui.

"Terus dia bawa anaknya ke kasur, kasih aku untuk ASI, dan dia sangat senang melakukan semua itu," kenangnya.

Peran Dali yang signifikan dalam merawat Kamari membuat Jennifer semakin yakin akan besarnya cinta suaminya terhadap anak mereka.

"Oh, dia tuh sayang banget sama Kamari. Dan akunya jadi happy, nggak ada baby blues," kata Mama Kamari..

Mendengar kisah yang disampaikan Jennifer, banyak warganet yang merasa terkesan dengan sosok almarhum Dali Wassink. Mereka mengagumi kedewasaan yang ditunjukkan Dali meskipun usianya masih tergolong muda.

"Papa Dali usia masih 20 tahun, tapi sudah siap menjadi bapak. Pria Indonesia yang berusia 30-an pun masih merasa seperti remaja yang ingin bermain terus dengan teman-temannya, bahkan saat di rumah ingin menjadi raja," ungkap salah satu netizen.

"Aku sampai terdiam ketika Dali datang ke sini untuk menyusul mamanya ke Jepang. Hanya berdua dengan anaknya tanpa bantuan siapa pun. Salut banget," tambah warganet lainnya.

"Padahal dia awalnya belum siap menjadi ayah loh... tetapi setelah Kamari lahir, dia bisa menjadi ayah yang sangat sempurna. Al-Fatihah untuk Dali Wassink," timpal yang lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Jennifer Coppen mengungkapkan rasa takut yang mendalam setelah kehilangan Dali Wassink pada pertengahan tahun lalu. Ia mengakui ketakutannya kini berfokus pada kematian, bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk masa depan anak tunggalnya, Kamari Sky Wassink.

"Aku takut banget mati, tapi bukan takut karena matinya, ya amit-amit ya, Kak. Bukan takut akunya enggak ada, aku takut ini anak gue sama siapa?" ungkap Jennifer dalam podcast yang dipandu oleh Denny Sumargo, seperti yang dikutip pada Minggu (9/2/2025).

Ketakutan yang dirasakan Jennifer semakin mendalam karena ia menyadari bahwa Kamari tidak memiliki banyak anggota keluarga dekat yang dapat menjaganya jika terjadi sesuatu.

"Orangtua gue juga udah tua, orangtua Dali udah tua. Kalau mereka nanti nggak ada juga, gue nggak ada, anak gue sama siapa? Nggak punya saudara, nggak punya adik kakak, udah nggak punya bapak. Sisa aku doang," ungkapnya.

Rekomendasi