Petty Tunjungsari anak mendiang Titiek Puspa mengaku pernah merasa kurang percaya diri untuk mengikuti jejak karier ibunya. Ia merasa ada tekanan mental dan ekspektasi yang ada menjadi sebuah beban yang berat baginya.
"Minder, anak-anaknya minder. Jadi ginilah. Nah kalau kita nih orang Jawa nih kalau orang tua kita namanya besar. Kita tuh harus nyonggo," ujarnya saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, dikutip Rabu (16/4).
Petty menjelaskan istilah 'nyonggo' dalam budaya Jawa memiliki makna menjaga dan mengangkat nama baik keluarga, yang mencakup perilaku di masyarakat serta kontribusi profesional.
"Nyonggo tuh membantu ngangkat lah gitu bantu ngangkat gitu, ya pertama dengan behaviornya di masyarakat kita harus jaga," tambahnya.
Advertisement
Pilih Jalan Lain
Petty tidak hanya berfokus pada menjaga citra di masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan bantuan dalam aspek manajerial dan mental untuk melestarikan warisan dari ibundanya. Dalam hal ini, dia menekankan pentingnya dukungan dalam fungsi manajemen.
"Kedua yang harus secara fungsi manajemen memang kita bisa bantu ya kita bantu secara fungsi manajemen. Ya tentunya lebih dari itu secara mental," katanya.
Advertisement
Akui Pernah Coba Jadi Penyanyi
Walaupun demikian, Petty sempat berusaha mengikuti jejak karier ibunya dengan tampil di atas panggung. Namun, pengalaman tersebut membuatnya menyadari industri hiburan mungkin bukan pilihan yang tepat untuknya.
"Pernah waktu zamannya Vina Panduwinata baru muncul, saya ikut di panggung saya ikut nyanyi," ungkapnya.
Sayangnya, ia mengalami masalah teknis pada suaranya yang menjadi hambatan yang tidak bisa diabaikan. Akhirnya, ia memutuskan untuk mundur dari dunia tarik suara.
"Tapi kemudian saya menemukan bahwa sangnya nada tinggi saya itu pecah dan ternyata ketika saya periksa ada sedikit kayak jamur gitu di atas suara," jelas Petty.
Advertisement
Pilih Berkiprah di Balik Layar
Ketidakadaan pendampingan pada saat itu mengakibatkan dia tidak melanjutkan langkahnya di industri hiburan. Sebagai alternatif, ia memutuskan untuk mendukung karier ibunya dari belakang layar.
"Jadi dan waktu itu kan memang karena saya gak ada yang mendapingi jadi saya pikirnya sudah lah," pungkasnya.