PLN Hadirkan Energi Surya untuk Empat Sekolah Terpencil di Kabupaten Sula, Tingkatkan Kualitas Pendidikan
PLN Hadirkan Energi Surya melalui program SuperSUN untuk empat sekolah terpencil di Kabupaten Sula, Maluku Utara, memastikan akses listrik stabil demi pendidikan yang lebih baik.
PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) baru-baru ini memperluas akses energi. Mereka meluncurkan program SuperSUN di empat sekolah terpencil Kabupaten Sula. Inisiatif ini bertujuan mendukung pemerataan pembangunan di sektor pendidikan.
Program inovatif ini menyediakan sistem pembangkit listrik tenaga surya. Keempat sekolah tersebut adalah SD Negeri Dusun Pancoran Kum dan TK Kartini Desa Pastabulu. Juga termasuk TK Negeri Desa Pasipa dan SD Negeri Dusun Meang.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menekankan pentingnya akses energi. Listrik stabil diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta mutu kegiatan belajar mengajar. Ini menjadi fondasi kemajuan bagi anak-anak di wilayah sulit dijangkau.
Pemerataan Akses Energi untuk Pendidikan
PLN UIW MMU secara konsisten menjadikan perluasan akses energi sebagai prioritas utama. Hal ini khususnya berlaku untuk sektor pendidikan di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik. Program SuperSUN hadir sebagai solusi nyata untuk tantangan tersebut.
Melalui PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Dofa Kabupaten Sula, program ini resmi menghadirkan akses energi bersih. Empat sekolah terpencil di daerah itu kini memiliki listrik mandiri. Ini mengatasi keterbatasan yang selama ini menghambat proses belajar mengajar.
Noer Soeratmoko menyatakan, "Energi listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi fondasi kemajuan." Ia berharap hadirnya energi bersih ini membuka peluang baru. Ini penting untuk peningkatan kualitas pendidikan dan kehidupan masyarakat setempat.
Keempat sekolah yang menerima manfaat adalah SD Negeri Dusun Pancoran Kum, TK Kartini Desa Pastabulu, TK Negeri Desa Pasipa, dan SD Negeri Dusun Meang. Lokasi-lokasi ini sebelumnya sangat kesulitan mendapatkan pasokan listrik.
Teknologi Surya Modern untuk Lingkungan Belajar Optimal
Pemasangan sistem solar cell pada empat sekolah tersebut meliputi modul surya lengkap. Ada juga baterai penyimpanan energi, inverter, serta instalasi listrik yang memadai. Ini semua menunjang operasional ruang kelas secara efektif.
Dengan listrik yang stabil dan ramah lingkungan, guru dan siswa kini dapat memanfaatkan perangkat elektronik. Komputer, proyektor, dan alat peraga digital dapat digunakan secara optimal. Penerangan memadai juga membuat proses pembelajaran lebih modern.
Manajer PLN UP3 Ternate, Mufid Arianto, menjelaskan, "Empat sekolah ini kami pilih karena kondisi keterbatasan listrik benar-benar menghambat kegiatan belajar." Ia menambahkan bahwa anak-anak kini dapat belajar tanpa khawatir gelap. Mereka juga tidak lagi tergantung pada kondisi cuaca.
Sebelumnya, proses belajar sering terhenti karena kurangnya penerangan dan tidak bisa memanfaatkan media digital. PLN ULP Dofa juga memberikan pelatihan dasar pengoperasian dan perawatan. Pelatihan ini diberikan kepada guru dan masyarakat sekitar.
Komitmen PLN untuk Energi Bersih dan Berkelanjutan
Program SuperSUN di Kepulauan Sula diharapkan menjadi contoh nyata pemanfaatan energi terbarukan. Ini mendukung pemerataan layanan pendidikan di daerah terpencil. Langkah ini memperkuat kontribusi PLN dalam menghadirkan terang hingga pelosok negeri.
PLN ULP Dofa berkomitmen terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Ini dilakukan melalui penyediaan dan pendampingan pemanfaatan energi bersih. Fasilitas energi yang andal kini menjadi harapan baru bagi mutu pendidikan.
PLN UIW MMU berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan Program SuperSUN. Tujuannya agar semakin banyak institusi pendidikan dan masyarakat merasakan kemajuan. Ini dicapai melalui energi bersih dan berkelanjutan.
Inisiatif ini menunjukkan dedikasi PLN dalam memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan belajar yang sama. Akses energi surya yang stabil adalah kunci untuk masa depan pendidikan yang lebih cerah.
Sumber: AntaraNews