Pemkab Cianjur Alokasikan Rp150 Miliar untuk Tambah Jalan Mantap Cianjur Sepanjang 66,75 KM
Pemerintah Kabupaten Cianjur mengalokasikan dana fantastis Rp150 miliar dari APBD 2026 untuk memperluas jaringan Jalan Mantap Cianjur sepanjang 66,75 kilometer, demi mencapai target RPJMD dan meningkatkan kualitas infrastruktur daerah.
Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan infrastruktur dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Dana ini secara khusus ditujukan untuk penambahan panjang jalan mantap di wilayah tersebut. Penambahan ini akan mencakup ruas jalan sepanjang 66,75 kilometer, membentang dari utara hingga selatan Cianjur.
Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Cianjur, dengan target ambisius mencapai 5 persen dari total panjang 1.335 kilometer jalan kabupaten. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur, Eri Rihandiar, menyampaikan bahwa realisasi ini akan meningkatkan kondisi jalan di Cianjur secara signifikan.
Eri Rihandiar juga menekankan pentingnya menjaga kondisi jalan yang sudah baik melalui program pemeliharaan berkelanjutan. Hal ini bertujuan agar penambahan jalan mantap dapat terus bertambah sesuai target yang ditetapkan setiap tahunnya. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat Cianjur.
Target Ambisius Pemkab Cianjur untuk Infrastruktur Jalan
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur menargetkan peningkatan signifikan pada kondisi jalan kabupaten. Dari total 1.335 kilometer jalan kabupaten, sekitar 77,2 persen sudah dalam kondisi mantap hingga akhir tahun 2025. Dengan alokasi anggaran dan program penambahan di tahun 2026, target kondisi jalan mantap diharapkan mencapai 82 persen.
Pencapaian target ini tidak hanya bergantung pada pembangunan jalan baru, tetapi juga pada pemeliharaan rutin. Pemeliharaan jalan yang sudah mantap menjadi prioritas untuk memastikan kualitas infrastruktur tetap terjaga. Ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan seluruh jaringan jalan di Cianjur berfungsi optimal.
Komitmen Pemkab Cianjur terhadap infrastruktur jalan ini mencerminkan visi pembangunan daerah yang holistik. Dengan jalan yang mantap, aksesibilitas antar wilayah akan meningkat, mendukung berbagai sektor pembangunan lainnya. Hal ini juga akan mempermudah distribusi barang dan jasa, serta mobilitas warga.
Sinergi Anggaran Daerah dan Pusat Dukung Pembangunan Jalan
Anggaran sebesar Rp150 miliar dari APBD Cianjur menjadi tulang punggung program penambahan jalan mantap ini. Namun, upaya ini juga mendapatkan dukungan signifikan dari pemerintah provinsi dan pusat. Bantuan ini menjadi kunci untuk mempercepat realisasi target pembangunan infrastruktur di Cianjur.
Dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Cianjur menerima satu paket pekerjaan ruas jalan Gunungsari-Sukajembar di Kecamatan Sukanagara, dengan nilai anggaran sebesar Rp18 miliar. Meskipun Pemkab Cianjur adalah penerima manfaat, proses pembangunan hingga tuntas sepenuhnya dilakukan oleh dinas terkait di Pemprov Jabar. Kolaborasi ini memastikan proyek berjalan efektif dan efisien.
Selain itu, pemerintah pusat juga berkontribusi melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD), yang telah beberapa tahun terakhir diterima oleh Pemkab Cianjur. Meskipun lokasi pasti untuk tahun ini belum diumumkan, pada tahun sebelumnya bantuan ini dialokasikan untuk pembangunan jalan kabupaten di ruas Tangkil-Leles dan Cimaskara-Pamoyanan di Kecamatan Cibinong. Dukungan dari berbagai tingkatan pemerintahan ini memperkuat kapasitas Cianjur dalam membangun infrastruktur vital.
Dampak Pembangunan Jalan Terhadap Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia
Pembangunan dan pemeliharaan Jalan Mantap Cianjur memiliki tujuan jangka panjang yang lebih luas dari sekadar infrastruktur fisik. Pemkab Cianjur berharap seluruh jalan kabupaten dapat berada dalam kondisi mantap pada tahun 2029. Target ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat.
Kondisi jalan yang baik diharapkan dapat menunjang berbagai pembangunan di sektor lain. Infrastruktur jalan yang memadai akan memfasilitasi akses ke layanan kesehatan, pendidikan, dan pusat-pusat ekonomi. Hal ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Cianjur.
Peningkatan IPM di bidang kesehatan, pendidikan, dan perekonomian menjadi indikator keberhasilan pembangunan. Dengan akses yang lebih mudah dan cepat, masyarakat dapat lebih optimal dalam memanfaatkan fasilitas yang tersedia, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews