Pelni Angkut Bantuan Bencana: KM Egon Kirim Ratusan Personel Polri dan Logistik ke Sumatera
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) mengerahkan KM Egon untuk mendukung penanganan bencana di Sumatera, mengangkut ratusan personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan logistik kemanusiaan. Aksi Pelni Angkut Bantuan Bencana ini menunjuk
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan dengan mengerahkan KM Egon. Kapal tersebut ditugaskan untuk mengangkut 237 personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) beserta kendaraan operasional dan logistik bantuan. Pengiriman ini bertujuan mendukung pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera.
Pelepasan KM Egon dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menandai dimulainya perjalanan penting ini. Meskipun KM Egon tidak memiliki rute reguler ke Sumatera, Pelni sigap melaksanakan penugasan khusus tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan institusi negara untuk meringankan beban korban bencana.
Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan wujud nyata komitmen Pelni sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pelayaran nasional. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan dan pemulihan kondisi di daerah-daerah terdampak bencana di Sumatera.
Detail Pengiriman dan Komitmen Pelni
Selain mengangkut 237 personel Polri, KM Egon juga membawa sejumlah besar peralatan dan logistik penting. Kapal ini memuat 37 unit motor dan 27 unit truk serta kendaraan kecil lainnya yang sangat dibutuhkan di lokasi bencana. Total 8.518 ton logistik Polri dan 43 koli obat-obatan turut diangkut untuk didistribusikan kepada para korban bencana.
Tri Andayani, yang akrab disapa Anda, menyatakan bahwa penugasan khusus ini menunjukkan kesigapan Pelni. “Ini merupakan wujud komitmen PELNI sebagai BUMN pelayaran nasional untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Anda dalam keterangan di Jakarta. Perusahaan pelayaran nasional ini berkomitmen penuh dalam mendukung upaya pemerintah serta institusi negara untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera.
Pelni menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia layanan transportasi laut biasa. Mereka juga menjadi mitra andal dalam setiap upaya kemanusiaan dan penanganan bencana. Pemanfaatan armada kapal yang menjangkau banyak pulau menjadi kekuatan utama Pelni dalam misi-misi seperti ini.
Rute Khusus KM Egon Menuju Sumatera
KM Egon dijadwalkan akan bersandar di tiga pelabuhan utama di Sumatera untuk menurunkan seluruh bantuan. Pelabuhan pertama adalah Teluk Bayur di Sumatera Barat, diikuti oleh Pelabuhan Belawan di Sumatera Utara. Destinasi terakhir adalah Pelabuhan Krueng Geukueh di Aceh, memastikan cakupan bantuan yang luas.
Kapal KM Egon merupakan salah satu kapal “2 in 1” milik Pelni yang memiliki kemampuan ganda. Kapal ini mampu mengangkut hingga 544 penumpang dan memuat kendaraan dengan kapasitas mencapai 280 ton. Trayek reguler KM Egon melayani rute Waingapu - Lembar - Surabaya - Batulicin - Pare-Pare - Bontang - Pare-Pare (pergi-pulang/PP).
Meskipun rute regulernya berbeda, Pelni secara sigap mengalihkan KM Egon untuk misi kemanusiaan ini. Adaptabilitas armada Pelni menjadi kunci dalam merespons kebutuhan mendesak akibat bencana alam. Ini menunjukkan fleksibilitas operasional perusahaan dalam mendukung kepentingan nasional.
Apresiasi dan Bantuan Pelni Sebelumnya
Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops), Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Pelni. “Ini sangat membantu percepatan operasi kemanusiaan dan pemulihan di wilayah terdampak,” ujar Fadil. Menurutnya, pengangkutan personel dan logistik ini sangat membantu mempercepat operasi kemanusiaan dan pemulihan di wilayah-wilayah terdampak bencana.
Sebelumnya, Pelni juga telah menyalurkan bantuan logistik secara langsung ke beberapa wilayah terdampak di Sumatera. Bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, Pelni juga berkoordinasi dengan Posko Penanganan Darurat Bencana Banjir dan Longsor Kota Padang.
Jenis bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako, makanan siap saji, selimut, dan peralatan mandi. Obat-obatan serta kebutuhan khusus untuk perempuan dan anak-anak juga menjadi bagian dari bantuan tersebut. Komitmen Pelni dalam penanganan bencana terlihat konsisten dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews