Menko Pangan Pastikan KDMP Kaliori Banyumas Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
Menko Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung progres pembangunan KDMP Kaliori di Banyumas, memastikan koperasi desa ini siap menjadi pilar penggerak ekonomi kerakyatan dan mencegah ketergantungan impor.
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan memastikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kaliori di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berjalan optimal. Koperasi ini diharapkan menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Zulhas, sapaan akrabnya, mengungkapkan keterkejutannya saat meninjau langsung lokasi di Kaliori, Kecamatan Kalibagor, pada Sabtu (24/1), karena pembangunan telah hampir rampung dan melampaui perkiraan awal. Keberadaan KDMP Kaliori menjadi contoh nyata percepatan program strategis nasional yang diamanatkan Presiden Prabowo Subianto.
Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat sektor produksi dan distribusi dalam negeri, sehingga dapat mencegah peningkatan ketergantungan pada impor yang berpotensi merugikan petani dan pelaku usaha lokal. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan lancar serta didukung investasi.
Percepatan Pembangunan KDMP dan Arahan Presiden
Menko Pangan Zulkifli Hasan melakukan peninjauan langsung ke KDMP Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas, pada Sabtu (24/1), dan menyatakan kekagumannya atas progres pembangunan yang pesat. Ia awalnya mengira pembangunan masih pada tahap awal, namun mendapati bangunan koperasi sudah berdiri kokoh.
Menurut Zulhas, kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan para menteri turun ke lapangan minimal tiga hari dalam lima hari kerja untuk memantau program strategis nasional. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan implementasi program berjalan efektif.
Diperkirakan, sekitar 30 ribu unit KDMP akan rampung pada Februari hingga Maret mendatang dari target puluhan ribu unit di seluruh Indonesia. KDMP Kaliori menjadi model keberhasilan dengan progres yang mencapai 99,9 persen dan kualitas bangunan yang sangat baik.
KDMP sebagai Pusat Ekonomi Desa Terintegrasi
KDMP dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang komprehensif dan terintegrasi, mencakup berbagai sektor mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, hingga produk olahan dan distribusi. Konsep ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Zulhas menegaskan bahwa pembangunan KDMP akan melahirkan gerakan ekonomi rakyat yang kuat, sejalan dengan prinsip Ekonomi Pancasila yang berbasis pada desa. Penguatan ekonomi di tingkat desa menjadi fondasi penting bagi kemandirian bangsa.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga produksi dan distribusi dalam negeri agar tidak bergantung pada impor, yang dapat mematikan usaha petani dan pelaku usaha lokal. Oleh karena itu, seluruh mata rantai, mulai dari sawah, peternakan, nelayan, hingga distribusi, harus dipastikan berjalan optimal.
Progres Signifikan di Banyumas dan Target Operasional
Komandan Komando Distrik Militer 0701/Banyumas, Letnan Kolonel Infanteri Edward Deru Saka Samosir, melaporkan bahwa pembangunan KDMP di Kabupaten Banyumas menunjukkan progres yang sangat signifikan. Sebanyak 140 titik pembangunan koperasi telah berjalan di Banyumas.
KDMP Kaliori menjadi lokasi dengan progres tercepat, hampir mencapai 90 persen, dan ditargetkan rampung 100 persen pada akhir bulan ini. Percepatan ini didukung oleh verifikasi PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) serta sinergi lintas sektor, termasuk pemerintah kecamatan, kepolisian, pemerintah desa, dan pengurus koperasi.
Meskipun ada beberapa kendala terkait pencarian lahan, terutama tanah kas desa, upaya dukungan terus diberikan. KDMP Kaliori akan dilengkapi dengan lima gerai layanan, seperti klinik, gudang pupuk, area bongkar muat, serta gudang dan gerai elpiji. Operasional KDMP ditargetkan dimulai awal Februari setelah serah terima kepada pihak desa, diharapkan menjadi contoh penguatan ekonomi desa berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews