LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Gubernur BI: Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Adapun menurutnya, saat ini skor metrik ARA Indonesia masih di atas 100, yang merupakan batas bawah aman minimum.

Senin, 18 Mei 2026 20:57:00
cadangan devisa
Gubernur BI: Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah (merdeka.com)
Advertisement

Bank Indonesia menegaskan bahwa cadangan devisa Indonesia masih lebih dari cukup untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing guna menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, BI telah meningkatkan intensitas intervensi di pasar valuta asing, baik melalui pasar spot, lindung nilai, maupun forward. Namun demikian, menurut Perry, cadangan devisa masih berada di atas metrik Assessing Reserve Adequacy (ARA) yang ditetapkan Dana Moneter Internasional (IMF).

Adapun menurutnya, saat ini skor metrik ARA Indonesia masih di atas 100, yang merupakan batas bawah aman minimum.

"Jadi, kami pastikan cadangan devisa lebih dari cukup. Masih lebih dari cukup, sehingga dosis intervensinya kami naikkan," ujar Perry dalam Rapat Kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (18/5).

Advertisement

Ia melanjutkan bahwa intervensi di pasar valuta asing merupakan salah satu langkah BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Selain intervensi pasar, BI juga meningkatkan tingkat imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi 6,41 persen untuk mendukung arus masuk modal asing (capital inflow).

Advertisement

Kurangi Ketergantungan Dolar AS

Menurut Perry, kebijakan tersebut dinilai cukup efektif, tercermin dari arus masuk modal bersih melalui SRBI yang mencapai USD 105,16 miliar secara tahun kalender hingga 18 Mei 2026.

"Kenapa kami meningkatkan bunga SRBI? Supaya net inflow masih terjadi. Alhamdulillah itu mencatat inflow, sehingga menambah pasokan valas di dalam negeri," tambahnya.

Selain itu, Perry mengatakan BI juga telah memperluas transaksi yuan-rupiah di pasar domestik guna mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

Advertisement

BI, lanjut dia, juga akan menurunkan batas pembelian dolar AS tunai di pasar domestik tanpa underlying dari sebelumnya USD 50 ribu per pelaku per bulan menjadi USD 25 ribu mulai Juni mendatang. "Hal ini kami lakukan supaya yang beli dolar AS adalah yang betul-betul membutuhkan," pungkas Perry.

Berita Terbaru
  • Gubernur BI: Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
  • Pelemahan Rupiah Bukan Masalah Fundamental, Menkeu dan BI Optimis Bakal Menguat di Juli 2026
  • FOTO: Noel Dituntut Lima Tahun Penjara dalam Kasus Gratifikasi Sertifikat K3
  • Eks Kasat Resnarkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Jadi Tersangka TPPU, Diduga Terima Uang dari Beking Narkoba
  • Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara
  • bank indonesia
  • berita update
  • cadangan devisa
  • nilai tukar rupiah
  • nilai tukar rupiah melemah
Artikel ini ditulis oleh
Editor Idris Rusadi Putra
I
Reporter Idris Rusadi Putra
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.