Sosok Pria Paruh Baya Pakain Putih Taburi Air dari Botol saat Ricuh Demo Pati
Sebuah video beredar luas di media sosial Instagram rimbaraya_jakarta dan menarik perhatian publik.
Suhu politik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kian memanas menyusul polemik kebijakan Bupati Sudewo yang memicu gelombang penolakan. Meskipun kebijakan kontroversial tersebut telah dicabut, rencana aksi demonstrasi oleh warga pada Rabu (13/8) tetap bergulir dan tak terbendung.
Menjelang aksi tersebut, sebuah video beredar luas di media sosial Instagram rimbaraya_jakarta dan menarik perhatian publik.
Dalam video itu, terlihat seorang pria paruh baya berpakaian putih dan bersarung berjalan mengelilingi area depan Kantor Bupati Pati sambil menyiramkan air menggunakan botol plastik.
Dalam keterangan video disebutkan bahwa itu merupakan bentuk. "Pengamanan Kantor Bupati secara Spiritual Sebelum Pendemo Datang," tulisnya dalam akun Instagram rimbaraya_jakarta, seperti dikutip, Kamis (14/8).
Fenomena ini menambah dimensi baru dalam pengamanan, yang tidak hanya melibatkan aparat keamanan, tetapi juga pendekatan spiritual. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Pemkab Pati mengenai identitas pria tersebut dan maksud dari ritual yang dilakukan.
Di sisi lain, Bupati Pati, Sudewo, menegaskan dirinya tidak akan mundur dari jabatan meski mendapat desakan dari sejumlah pihak. Ia menyebut bahwa jabatannya diperoleh secara konstitusional melalui proses demokrasi.
"Tuntutan sudah disampaikan, tapi saya dipilih rakyat secara konstitusional dan demokratis. Tidak bisa saya berhenti hanya karena ada tuntutan seperti itu," ujar Sudewo, Rabu (13/8), dikutip dari Liputan6.com.
Menanggapi langkah DPRD Pati yang telah menyetujui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket untuk memakzulkan dirinya, Sudewo menyatakan sikap kooperatif dan menghormati mekanisme yang berlaku.
"Itu hak angket yang dimiliki DPRD, dan saya menghormati proses paripurna tersebut, termasuk tuntutan yang disuarakan,” kata dia.