Berparas Cantik dan Penuh Semangat, Guru Ini Buka Usaha Ayam Geprek Rasanya Bikin Ketagihan!
Warung yang bernama Oni Ani atau yang lebih akrab disebut Warung Koneng.
Rani, seorang guru Prakarya di Sekolah Alphalad, tak hanya dikenal sebagai pendidik yang inspiratif. Sejak Agustus tahun lalu, ia juga dikenal sebagai pemilik warung ayam geprek yang menawarkan rasa berbeda dari yang biasa.
Hal itu terlihat dalam akun Tik Tok den_kepo, dikutip merdeka.com, Kamis (7/8). Dengan harga yang sangat terjangkau, Rani berhasil memadukan dunia pendidikan dengan bisnis kuliner yang tak kalah menarik perhatian.
Warung yang bernama Oni Ani atau yang lebih akrab disebut Warung Koneng ini menawarkan nasi ayam dengan rasa yang unik. Nasi yang disajikan menggunakan nasi daun jeruk yang wangi, sementara ayamnya terdiri dari berbagai pilihan seperti honey garlic wings dengan rasa pedas manis, ayam geprek yang khas, dan chicken wings yang dapat dipilih dalam tiga varian rasa. Meskipun sempat menawarkan chicken kasut, kini ayam wings menjadi pilihan utama bagi pelanggan.
Dengan harga hanya Rp10 ribu pelanggan sudah bisa menikmati satu porsi nasi ayam lengkap dengan ayam dan sambal pedas yang menggugah selera.
Rani mengatakan, seluruh resep yang disajikan di warung ini merupakan racikannya sendiri.
"Semua saya buat dengan hati, dari mulai marinasi ayam hingga sambalnya," ujar Rani.
Selain itu, warung ini juga menyediakan menu tambahan seperti nasi cokot dan kue dengan rasa pedas-manis. Bagi penggemar pedas, sambal yang disajikan pun menjadi salah satu daya tarik utama.
Rani membuka warungnya setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 7 pagi hingga 2 siang, di depan Al-Santren Al-Palak. Dengan menu yang lezat dan harga yang ramah di kantong, warung ini semakin populer di kalangan warga sekitar yang mencari sarapan atau makan siang yang mengenyangkan.
"Walaupun saya sibuk ngajar, jualan ini saya lakukan dengan serius. Ini juga menjadi cara saya untuk tetap berkreasi di luar dunia pendidikan," kata Rani, yang telah menggeluti bisnis kuliner ini selama setahun.
Kehidupan Rani sebagai seorang guru tak membuatnya melupakan hobi masaknya. Bahkan, ia memandang bisnis ayam geprek ini sebagai cara untuk mengembangkan dirinya lebih jauh.
"Saya juga suka jajan, jadi banyak inspirasi datang dari pengalaman kuliner saya sendiri," kata dia.
Meskipun masih berstatus sebagai guru honor, Rani mengaku bahwa ia merasakan manfaat besar dari usahanya ini.
"Saya bisa mendapat penghasilan tambahan dan belajar banyak tentang usaha kuliner," katanya.