Ibu di Banyuwangi Jual Ayam Ingkung tanpa Penyedap Rasa, Awalnya Iseng Kini Omzetnya Jutaan Rupiah per Hari

Menariknya, pembeli menikmati sajian ayam ingkung di teras rumah layaknya makan di kediamannya sendiri

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Ibu di Banyuwangi Jual Ayam Ingkung tanpa Penyedap Rasa, Awalnya Iseng Kini Omzetnya Jutaan Rupiah per Hari
Ibu di Banyuwangi Jual Ayam Ingkung tanpa Penyedap Rasa, Awalnya Iseng Kini Omzetnya Jutaan Rupiah per Hari (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Gobatil Huda, seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tak menyia-yiakan hobinya memasak. Kini, ia bisa meraup omzet jutaan rupiah per hari berkat menjual ayam ingkung hanya dari rumah. 

(Foto: YouTube Liputan6)

Awalnya, Gobatil sering memasak dan mengundang teman-temannya untuk makan di rumah. Teman yang terkesan dengan rasa masakan Gobatil pun ingin membeli. Dari situ, Gobatil kemudian berpikir untuk berjualan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Gobatil akhirnya memantapkan diri menjual menu ayam ingkung dan betutu. Ia memanfaatkan teras rumahnya sebagai lokasi menjamu pengunjung yang datang. 
(Foto: Instagram @dapuremha)

Rasa Otentik
Dok. Istimewa

Gobatil mengungkap resep rahasia menu ayam ingkungnya diminati banyak orang. Ia mengaku mengolah ayam ingkung tanpa penyedap rasa. Cita rasa gurih lezat ayam ingkung didapatkan dari penggunaan bumbu dapur alami.
(Foto: Instagram @dapuremha)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebagai pengganti penyedap rasa, Gobatil memanfaatkan gula merah dan sedikit asam jawa. 

(Foto: YouTube Liputan6)

Baru tiga bulan buka, usaha rumahan ayam ingkung milik Gobatil sudah mendapatkan cukup banyak pelanggan. Meskipun letaknya di perumahan, para penikmat ayam ingkung Gobatil biasanya akan kembali lagi untuk menikmati kuliner bercita rasa otentik itu.

Kuliner ayam ingkung yang biasanya hanya ada pada acara adat Jawa, kini bisa dinikmati pelanggan setiap hari di rumah Gobatil. Setiap hari, rumah Gobatil tak pernah sepi pembeli. 

"Kuliner dengan rasa otentik, di Banyuwangi saya belum nemu yang lain," ungkap Andit, salah satu pelanggan ayam ingkung. 

Bahkan, Ali Rohman, pelanggan lain mengatakan bahwa ia hanya mau menikmati ayam ingkung tanpa nasi.

"Lebih baik saya kenyang makan ayam yang enak ini, daripada kenyang makan nasi," ujarnya, dikutip dari YouTube Liputan6.

Omzet
Dok. Istimewa

Gobatil bisa menjual 15-20 ayam ingkung per hari. Seporsi ayam ingkung utuh lengkap dengan dua macam sambal dan tempe dibanderol seharga Rp125 ribu. Ia meraup omzet hingga Rp2,5 juta per hari.
(Foto: Instagram @dapuremha)

Rekomendasi