Ini Sungai Tertua di Dunia Mengalir Sebelum Zaman Dinosaurus
Para ilmuwan menentukan usia sungai ini melalui kombinasi catatan geologi
Di dunia ini ternyata ada sungai yang bertahan hingga ratusan juta tahun. Bahkan sebelum zaman dinosaurus. Sungai itu adalah sungai Finke di Australia. Masyarakat adat Arrernte menyebutnya Larapinta.
Mengutip LiveScience, Rabu (14/1), sungai Finke disebut sebagai sungai tertua di dunia yang masih ada hingga kini dengan usia diperkirakan 300 hingga 400 juta tahun.
Sistem sungai ini membentang sekitar 640 kilometer melintasi Northern Territory hingga Australia Selatan.
Meski kini hanya mengalir secara musiman dan lebih sering berupa rangkaian lubang air terpisah, jejak geologinya menunjukkan usia yang luar biasa tua.
Para ilmuwan menentukan usia Sungai Finke melalui kombinasi catatan geologi, pola pelapukan batuan, serta pengukuran isotop radioaktif pada sedimen di sekitarnya.
Fenomena Drainase
Salah satu bukti paling kuat adalah fenomena drainase lintas-aksial, yakni kondisi ketika Sungai Finke justru memotong formasi batuan keras Pegunungan MacDonnell, alih-alih mengalir di sekitarnya.
Menurut ahli geomorfologi Victor Baker dari University of Arizona, hal ini menunjukkan bahwa sungai tersebut sudah ada sebelum pegunungan terbentuk. Saat kerak bumi terangkat ratusan juta tahun lalu, aliran Sungai Finke terus mengikis batuan di bawahnya.
Keberlangsungan sungai ini juga ditopang oleh stabilitas geologis Australia. Terletak di tengah Lempeng Australia, wilayah ini relatif bebas dari aktivitas tektonik besar dan tidak mengalami glasiasi ekstrem selama jutaan tahun terakhir.
Faktor inilah yang memungkinkan Sungai Finke bertahan hampir tanpa gangguan besar.
Meski demikian, masa depan sungai purba ini tidak sepenuhnya aman. Para ahli mengingatkan bahwa perubahan iklim dan meningkatnya penggunaan air oleh manusia, terutama di wilayah kering, dapat mengancam keberlanjutan sungai-sungai tua seperti Finke.
Jika suatu hari Sungai Finke benar-benar mengering, ilmuwan menyebut Sungai New di Amerika Serikat yang berusia sekitar 300 juta tahun sebagai kandidat terkuat penggantinya.
Namun untuk saat ini, Sungai Finke masih memegang gelar sebagai sungai tertua di dunia yang jejak alirannya bertahan hingga zaman modern.
Reporter Magang: Ahmad Subayu