Ilmuwan Ungkap Sungai Tertua di Dunia Terletak di Negara Tetangga Indonesia, Usianya 350-400 Juta Tahun
Ilmuwan punya cara untuk menghitung usia sungai dengan mengamati sedimen dasar sungai serta liku-liku fitur aliran sungai.
Sungai Finke disebut-sebut sebagai sungai tertua di dunia, ilmuwan gunakan fitur ekologi untuk menilai usia sungai.
Jika Sungai Nil dan Amazon diklaim sebagai sungai terpanjang dan terbesar berdasarkan volume air sedangkan Sungai Tamborasi disebut sebagai sungai terpendek di dunia, tahukah Anda sungai mana yang tertua di muka bumi ini?
Sebetulnya para ilmuwan masih memperdebatkan hal ini. Namun sebagian besar ilmuwan berpendapat Sungai Finke atau dikenal dengan Sungai Larapinta oleh masyarakat asli Australia adalah yang paling tua saat ini.
Dilansir IFL Science, sungai ini membentang sekitar 600 hingga 750 kilometer hingga bermuara ke danau Eyre dan hanya mengalir beberapa kali dalam setahun setelah hujan lebat.
Cara menghitung usia sungai
Sungai yang berhulu di pegunungan Macdonnell Ranges di Teritori Utara Australia ini diperkirakan berusia 350 hingga 400 juta tahun. Legenda penduduk setempat menceritakan sungai tersebut terbentuk ketika "Ular Pelangi" bergerak ke utara dari danau Eyre.
Jika pengukuran fosil atau benda purbakala dapat menggunakan penanggalan karbon atau hal lainnya, berbeda dengan penghitungan usia sungai.
Para ilmuwan cukup sulit untuk menentukan usia pasti sebuah sungai. Mereka bekerja sama dengan geolog untuk meneliti sungai tertua dengan menggunakan fitur ekologi di sekitarnya.
Ilmuwan dapat mengamati sedimen dasar sungai serta liku-liku fitur aliran sungai itu sendiri. Biasanya liku-liku sungai dapat berdampak ke bentang alam sekitarnya akibat erosi selama ratusan juta tahun.
Apabila Sungai Finke, disebut sebagai sungai tertua di dunia, Sungai New di Amerika Serikat disebut sebagai sungai tertua di Amerika Utara. Sungai ini diberi label "sungai tertua kedua di dunia" selama kampanye iklan tahun 1970-an untuk mencegah sungai itu dibuat bendungan.
Reporter Magang: Elma Pinkan Yulianti