Pemkab Penajam Paser Utara Jaga Tertib Adminduk Lewat Layanan Jemput Bola
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen menjaga tertib administrasi kependudukan (adminduk) melalui layanan jemput bola yang inovatif. Inisiatif ini mempermudah warga mengurus dokumen penting.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, secara aktif menjaga tertib administrasi kependudukan di wilayahnya. Upaya ini dilakukan melalui program layanan jemput bola atau mendatangi warga secara intensif untuk pengurusan dokumen kependudukan. Inisiatif ini menunjukkan komitmen kuat Pemkab PPU dalam memastikan setiap warganya memiliki akses mudah terhadap layanan vital ini.
Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara, Dony Ariswanto, menjelaskan bahwa layanan jemput bola ini dilakukan secara intensif di kelurahan dan desa. Program ini dirancang untuk menjangkau masyarakat luas, termasuk mereka yang berdomisili di wilayah yang jauh dari pusat layanan. Tujuannya adalah untuk mempermudah akses dan mendorong partisipasi aktif warga dalam tertib administrasi kependudukan.
Layanan administrasi kependudukan (adminduk) jemput bola ini menyasar masyarakat umum serta peserta didik dengan mendatangi setiap sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Penajam Paser Utara. Berbagai kebutuhan dokumen dapat dilayani, mulai dari kepengurusan akta kelahiran, administrasi kependudukan lainnya, hingga perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).
Strategi Jemput Bola Dukcapil Penajam Paser Utara
Layanan jemput bola Dukcapil Penajam Paser Utara merupakan strategi proaktif untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Petugas secara berkala mendatangi titik-titik strategis di kelurahan dan desa, memastikan warga dapat mengurus dokumen kependudukan tanpa hambatan jarak. Program ini juga fokus pada perekaman e-KTP bagi siswa-siswi yang telah berumur 17 tahun di sekolah-sekolah.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen penting seperti akta kelahiran, kartu keluarga, dan melakukan perekaman e-KTP secara langsung di lokasi. Dony Ariswanto menekankan bahwa layanan ini sangat bermanfaat bagi warga yang tinggal di daerah terpencil. Contohnya, warga Kecamatan Waru, Babulu, dan Sepaku yang wilayahnya jauh dari Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara kini lebih mudah mengakses layanan.
Dinas Dukcapil PPU juga telah mengembangkan layanan daring melalui website "Serambi Nusantara" sebagai pelengkap layanan jemput bola. Meskipun demikian, layanan jemput bola tetap krusial untuk pencetakan e-KTP dan bagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan online. Komitmen ini memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal dalam pemenuhan hak administrasi kependudukannya.
Manfaat dan Komitmen dalam Administrasi Kependudukan Penajam
Layanan adminduk jemput bola ini secara signifikan mempermudah masyarakat, khususnya pelajar dan warga yang memiliki keterbatasan akses ke kantor pelayanan. Hal ini sejalan dengan upaya Pemkab PPU untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan data kependudukan yang akurat dan terkini. Dony Ariswanto menegaskan bahwa suasana bulan puasa pun tidak menjadi penghalang bagi efektivitas pelayanan publik, dengan penyesuaian jam kerja tetap menjaga layanan maksimal.
Dinas Dukcapil Kabupaten Penajam Paser Utara berkomitmen untuk terus melakukan layanan adminduk jemput bola secara intensif. Tujuannya adalah agar tertib administrasi kependudukan di Kabupaten Penajam Paser Utara dapat terus terjaga dengan baik. Inisiatif ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif warga dalam mengurus dokumen kependudukan mereka.
Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga pada respons positif dari masyarakat. Dengan adanya kemudahan akses ini, diharapkan seluruh warga Penajam Paser Utara dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Hal ini penting untuk berbagai keperluan administratif dan sebagai identitas resmi warga negara.
Sumber: AntaraNews