Wamen Stella Targetkan Pembangunan Sekolah Garuda Sumbawa Rampung Juni 2027
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menargetkan Sekolah Garuda Sumbawa selesai Juni 2027, menjanjikan pendidikan berkualitas global bagi anak bangsa.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie telah menetapkan target ambisius untuk pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Proyek pendidikan unggulan ini diharapkan dapat rampung pada Juni 2027.
Proses pembangunan Sekolah Garuda direncanakan dimulai pada tahun 2026, dengan harapan dapat menerima peserta didik pada tahun ajaran 2027/2028. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan akses pendidikan bermutu tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Stella Christie menegaskan bahwa Sekolah Garuda adalah manifestasi nyata dari keseriusan Presiden Prabowo Subianto dalam menjamin setiap anak bangsa memperoleh pendidikan berkualitas global. Hal ini berlaku tanpa memandang latar belakang sosial atau wilayah asal mereka.
Visi dan Misi Pendidikan Unggulan
Melalui Sekolah Garuda, pemerintah memiliki visi untuk melahirkan lulusan-lulusan berprestasi yang mampu bersaing di kancah global. Para siswa diharapkan dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.
Program ini dirancang sebagai kesinambungan kebijakan Presiden, mulai dari Sekolah Rakyat untuk desil 1 dan 2, hingga Sekolah Garuda bagi siswa-siswa paling berprestasi. Tujuannya adalah mendukung sarana pendidikan bagi mereka yang membutuhkan.
Wamendiktisaintek Stella Christie menekankan bahwa Sekolah Garuda diperuntukkan bagi mereka yang sebelumnya kesulitan mengakses pendidikan berkualitas. Ini menjadi peluang besar bagi anak-anak Indonesia untuk meraih masa depan cerah melalui pendidikan yang merata.
Kurikulum Pengayaan dan Beasiswa Penuh
Untuk mencapai target kualitas pendidikan yang tinggi, siswa Sekolah Garuda akan dibekali dengan kurikulum pengayaan yang dirancang khusus. Kurikulum ini bertujuan memperkuat kapasitas akademik, karakter, kemampuan berpikir kritis, serta riset.
Meskipun diperkaya, kurikulum tersebut tetap mengacu pada kurikulum nasional yang berlaku. Pengayaan ini akan mengintegrasikan pendekatan International Baccalaureate (IB) untuk memberikan perspektif global yang komprehensif.
Sebagai bentuk keberpihakan terhadap pemerataan akses pendidikan, minimal 80 persen siswa Sekolah Garuda akan menerima beasiswa penuh. Kebijakan ini memastikan siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dapat mengenyam pendidikan unggulan tanpa terbebani biaya.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Dampak Positif
Rencana pembangunan Sekolah Garuda di Sumbawa mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot. Beliau menilai kehadiran sekolah ini akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di wilayahnya.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen penuh dalam proyek ini, termasuk dengan menghibahkan dua lokasi lahan untuk pembangunan sekolah. Selain itu, Pemkab siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam penyediaan infrastruktur pendukung yang diperlukan.
Bupati Jarot menyatakan bahwa ini adalah peluang besar bagi anak-anak Sumbawa untuk mengakses pendidikan unggul tanpa harus meninggalkan daerah sejak usia dini. Sinergi antara pusat dan daerah diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek pendidikan strategis ini.
Sumber: AntaraNews