LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. NASIONAL

Uang Negara Rp310,61 Triliun dan 58 Kg Emas Dikorupsi pada 2024

Selain kasus korupsi, Harli Siregar juga mengungkapkan Kejaksaan Agung menangani berbagai tindak pidana lainnya, termasuk perpajakan, kepabeanan dan cukai.

Rabu, 01 Jan 2025 09:15:00
korupsi
Kapuspenkum Kejagung Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum (Kejaksaan Agung)
Advertisement

Kejaksaan Agung (Kejagung) melaporkan bahwa total kerugian negara akibat dugaan korupsi pada tahun 2024 mencapai Rp310,61 triliun, 7,88 juta dolar Amerika Serikat (AS), dan 58,135 kilogram emas.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, menjelaskan bahwa selama 2024, Kejagung telah melakukan penyelidikan terhadap 2.316 kasus tindak pidana korupsi, dengan 1.589 kasus dalam tahap penyidikan, 2.036 kasus dituntut, dan 1.836 kasus dieksekusi.

“Kemudian ada pula upaya hukum banding sebanyak 511 perkara, kasasi 420 perkara, dan peninjauan kembali sebanyak 59 perkara pada tindak pidana korupsi,” ujar Harli dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa, 31 Desember 2024, seperti yang dikutip dari Antara.

Harli merinci bahwa kerugian negara tersebut berasal dari dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk pada periode 2015-2022, yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp300 triliun serta dugaan korupsi Besitang-Langsa yang mencapai Rp1 triliun.

Advertisement

Selain itu, terdapat dugaan korupsi terkait penyalahgunaan wewenang dan penjualan emas oleh Butik Emas Logam Mulia (BELM) Surabaya 01 Antam yang merugikan negara sebesar Rp1,07 triliun dan 58,135 kg emas, serta dugaan korupsi pengelolaan komoditas emas pada tahun 2010-2022 yang mencapai Rp24,58 miliar.

Di samping itu, ada dugaan korupsi Duta Palma senilai Rp4,79 triliun dan 7,88 juta dolar AS, serta dugaan korupsi dalam importasi gula di Kementerian Perdagangan untuk periode 2015-2023 yang mencapai Rp400 miliar.

Advertisement

Tangani Kasus Selain Korupsi

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Harli Siregar didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Haryoko Ari Prabowo menyampaikan keterangan saat konferensi pers pelimpahan t © 2025 Liputan6.com

Harli juga menambahkan bahwa selain tindak pidana korupsi, Kejagung menangani kasus tindak pidana lainnya, termasuk perpajakan, kepabeanan, dan cukai.

Untuk tindak pidana perpajakan, terdapat 73 perkara yang dituntut, 51 perkara yang dieksekusi, serta upaya hukum banding pada delapan perkara, kasasi tiga perkara, dan peninjauan kembali pada tiga perkara.

Sementara itu, dalam bidang kepabeanan, terdapat berbagai tindak pidana yang ditangani. Adapun rincian penuntutan mencakup sebanyak 51 perkara, eksekusi sebanyak 35 perkara, banding sebanyak dua perkara, kasasi sebanyak tiga perkara, dan peninjauan kembali (PK) sebanyak tiga perkara.

Advertisement

Harli menambahkan bahwa di sektor cukai, penuntutan tercatat sebanyak 157 perkara, dengan eksekusi mencapai 131 perkara, banding sebanyak 17 perkara, dan kasasi sebanyak 13 perkara. Selain itu, terdapat pula 184 perkara yang menarik perhatian publik di seluruh Indonesia selama tahun ini.

Berita Terbaru
  • Anggota DPR Dukung Transaksi Batu Bara DMO Gunakan Rupiah, Bisa Tekan Risiko Fiskal
  • Polisi Terbitkan DPO 5 Pelaku Pengeroyokan Pelajar IDS di Bantul hingga Tewas, Korban Sempat Dilindas Motor Pelaku
  • Rem Motor Terasa Berbeda Usai Touring, Ini Penyebabnya
  • Bahaya Tramadol Ilegal Dapat Ganggu Sistem Saraf dan Berpotensi Menyebabkan Kematian
  • Uya Kuya Bantah Isu 750 Dapur MBG, Tegaskan Cuma Kelola Satu Restoran
  • berita update
  • kejagung
  • kejaksaan agung
  • korupsi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Achmad Fikri Fakih Haq
M
Reporter Muhammad Ali
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.