Ternyata, Ini Alasan Polda Kalsel dan Perwira Kolaborasi Beri Pemahaman Hukum untuk UMKM
Polda Kalsel bersama Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) berkolaborasi memberikan pemahaman hukum bagi pelaku UMKM di Kalimantan Selatan. Simak mengapa edukasi hukum ini krusial untuk kemajuan UMKM.
Polda Kalimantan Selatan dan Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) provinsi setempat kini tengah berkolaborasi aktif. Mereka bersama-sama memberikan pemahaman hukum yang mendalam bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun fondasi hukum yang kuat bagi sektor ekonomi rakyat.
Kegiatan ini diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Banjarmasin. AKBP Reinaldo, Kasubdit Ekonomi Dir Intelkam Polda Kalsel, menjelaskan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci utama. Tujuannya agar pengalaman buruk terkait hukum yang pernah menimpa UMKM tidak terulang kembali di masa mendatang.
Kolaborasi antara aparat penegak hukum, pelaku UMKM, dan seluruh pihak terkait menjadi sangat penting. Tanpa sinergi ini, harapan untuk memajukan UMKM agar lebih berkembang dan berdaya saing di masa depan akan sulit tercapai. Ini adalah langkah proaktif untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih aman dan teratur.
Membangun Kesadaran Hukum dan Komunikasi Efektif
Polda Kalsel memiliki harapan besar melalui penyelenggaraan FGD ini. Mereka ingin pelaku UMKM di Kalimantan Selatan semakin sadar akan hukum dan mematuhi aturan yang berlaku. Kepatuhan ini mencakup regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah maupun secara nasional, demi terciptanya iklim usaha yang kondusif.
AKBP Reinaldo menegaskan bahwa pengurangan pelanggaran hukum sangat bergantung pada komitmen para pelaku usaha itu sendiri. Jika mereka memiliki keinginan untuk mengubah pola pikir dan lebih taat hukum, otomatis pelanggaran tidak akan terjadi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keberlanjutan bisnis.
Membangun komunikasi yang erat antara UMKM dan aparat penegak hukum adalah prioritas. Hal ini akan membantu UMKM memahami batasan dan hak-hak mereka dalam menjalankan usaha. Dengan demikian, mereka dapat beroperasi dengan lebih percaya diri dan sesuai koridor hukum.
Perlindungan Konsumen dan Peran Penting Perwira
Edukasi hukum yang diberikan tidak hanya melindungi pelaku UMKM, tetapi juga berdampak positif pada perlindungan konsumen. Jika pelaku UMKM taat hukum, masyarakat sebagai konsumen secara otomatis akan terlindungi dari hal-hal yang tidak diharapkan. Ini menciptakan kepercayaan dan keamanan dalam transaksi ekonomi.
Ketua DPD Perwira Kalsel, Wahidah, menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini menjadi wadah pembelajaran yang berharga bagi pelaku UMKM. Selain fokus pada produksi, pengetahuan hukum juga sangat diperlukan agar UMKM dapat beroperasi secara kooperatif dan tidak melanggar aturan. Ini adalah bagian integral dari pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Wahidah juga mengajak para pelaku UMKM untuk tidak takut terhadap aparat penegak hukum. Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum adalah sahabat UMKM, siap membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang kompleks. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa UMKM adalah tonggak perekonomian yang harus dilindungi dan didukung bersama.
Sumber: AntaraNews