Respons Istana Usai Erick Thohir Tunjuk Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN
Hasan Nasbi menegaskan, Kementerian BUMN telah mempertimbangkan keputusan tersebut dengan matang.
Menteri BUMN Erick Thohir resmi menunjuk vokalis band Seventeen, Riefian Fajarsyah alias Ifan Seventeen, sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Produksi Film Negara (PFN).
Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menegaskan bahwa Kementerian BUMN telah mempertimbangkan keputusan tersebut dengan matang.
"Saya rasa penjelasan Kementerian BUMN sudah lebih dari cukup. Mereka pasti sudah punya pertimbangan yang matang," kata Hasan Nasbi kepada wartawan, Jumat (14/3).
Penunjukan Ifan Seventeen Jadi Sorotan
Keputusan ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk aktor Fedi Nuril. Melalui unggahan di akun X pribadinya, Fedi menyinggung janji meritokrasi yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
"Kata @prabowo, ‘Kita harus menuju ke arah merit (kemampuan) system. Prestasi!’ Tapi, yang diangkat menjadi Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) malah Ifan Seventeen, yang kemampuan, pengalaman, dan prestasinya dalam film Indonesia enggak jelas," tulis Fedi pada Rabu (12/3).
Menanggapi kritik tersebut, Head of Corporate Secretary PFN, Ihsan Chairdiansyah menjelaskan, meskipun lebih dikenal sebagai musisi, Ifan Seventeen telah lama berkecimpung di industri kreatif, termasuk perfilman.
"Terlepas dari latar belakang Pak Ifan sebagai vokalis band Seventeen, beliau sebenarnya sudah cukup lama terlibat dalam industri kreatif," ujar Ihsan pada Rabu (12/3).
Juru bicara Kementerian BUMN, Putri Violla, juga memahami munculnya keraguan publik terhadap pengalaman Ifan di bidang perfilman. Namun, ia memastikan bahwa Ifan memiliki pengalaman sebagai produser film, yang dinilai cukup sebagai modal untuk memimpin PFN.
"Kalau kita lihat dari kiprahnya, Ifan bukan cuma di dunia musik saja. Ifan punya pengalaman jadi produser, sehingga kami harapkan bisa membawa perkembangan baru untuk PFN," kata Putri.