Perluas Sebaran Informasi Publik, Pemkab Bangkalan Gandeng RAPI dalam Era Digital
Pemkab Bangkalan menggandeng RAPI untuk memperluas sebaran informasi publik dan program pemerintah, memanfaatkan teknologi digital dalam komunikasi demi tata kelola informatif.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, mengambil langkah strategis dengan menggandeng organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) setempat. Kemitraan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan sebaran informasi publik serta program-program Pemkab Bangkalan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Bangkalan, Zainal Alim, menegaskan pentingnya penyebaran informasi terkait program dan kebijakan pemerintah. Menurutnya, media menjadi instrumen pokok dalam mendukung keberhasilan program, termasuk upaya edukasi kepada masyarakat luas.
Kolaborasi ini diresmikan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan yang diselenggarakan di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Minggu, 11 Januari 2026. Acara ini menjadi momentum penting untuk menguatkan sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas.
Peran Strategis RAPI dalam Penyebaran Informasi
Media, baik media massa, media sosial, maupun media komunitas, memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah. Zainal Alim menyoroti bahwa media komunitas seperti RAPI memiliki segmen pengguna yang unik dan berbeda dari jenis media lainnya. Oleh karena itu, membangun kemitraan untuk penyebaran informasi menjadi sangat krusial bagi Pemkab Bangkalan.
Jaringan komunitas RAPI tidak hanya terbatas di tingkat lokal Bangkalan, tetapi juga mencakup hingga tingkat regional dan nasional. Luasnya jangkauan ini memungkinkan informasi dari Pemkab Bangkalan dapat tersebar lebih efektif dan menjangkau audiens yang lebih beragam.
Kemitraan antara Pemkab Bangkalan dan RAPI diharapkan dapat memaksimalkan penyampaian pesan-pesan pembangunan. Ini termasuk informasi mengenai kebijakan baru, layanan publik, hingga program pemberdayaan masyarakat yang sedang dijalankan oleh pemerintah daerah.
Adaptasi Teknologi Digital dan SPBE Pemkab Bangkalan
Dahulu, alat komunikasi Handy Talky (HT) hanya mengandalkan gelombang radio untuk transmisi suara nirkabel. Namun, seiring perkembangan teknologi dan informasi, kini tersedia HT digital yang mampu memanfaatkan jaringan internet, memperluas kapabilitas komunikasi.
HT digital memungkinkan penambahan fitur-fitur canggih seperti teks, GPS, bahkan video melalui koneksi internet, melampaui fungsi dasar komunikasi suara. Transformasi teknologi ini menjadikan RAPI sebagai mitra yang relevan dalam upaya digitalisasi pemerintah.
Pemkab Bangkalan sendiri sedang gencar mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di mana semua layanan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus berbasis digital. “Sangat tepat sekali jika kami menjadikan komunitas RAPI ini sebagai mitra, karena alat komunikasi yang kini digunakan bukan hanya manual, akan tetapi juga berbasis digital,” ujar Zainal Alim.
Komitmen Kemitraan untuk Tata Kelola Pemerintahan
Pemkab Bangkalan telah dan sedang mengimplementasikan berbagai program digital, termasuk pengembangan command center yang seluruh layanannya telah berbasis digital. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan yang modern dan efisien.
Kemitraan dengan RAPI diharapkan dapat menjaga komitmen baik dalam mewujudkan program pemberdayaan masyarakat berbasis digital dan penyebaran informasi publik yang lebih luas. Hal ini penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih teredukasi dan partisipatif.
Muswil VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan juga diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi serta penguatan kolaborasi antara RAPI dan Pemkab Bangkalan. Tujuannya adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang informatif, responsif, dan berbasis digital demi kemajuan Bangkalan.
Sumber: AntaraNews