Penampakan Dasyatnya Kerusakan Padang Sidempuan Sumut Setelah Diterjang Banjir Bandang, 1 Orang Tewas
Banjir terjadi usai Kota Padang Sidempuan dilanda hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak Kamis (13/3) sekitar pukul 23.20 WIB.
Sedikitnya 1.504 warga terdampak banjir melanda Kota Padang Sidempuan, Jumat (14/3) dini hari.
Banjir terjadi usai Kota Padang Sidempuan dilanda hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak Kamis (13/3) sekitar pukul 23.20 WIB.
“Mengakibatkan Sungai Batang Ayumi meluap dan menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kota Padang Sidempuan,” kata Kepala Bidang Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Sidempuan, Sri Wahyuni Pancasilawati, Jumat (14/3) petang.
Sri Wahyuni merinci warga terdampak banjir dan longsor berasal dari dua kecamatan yakni Padang Sidempuan Utara berjumlah 472 jiwa dan Padang Sidempuan Selatan sebanyak 582 orang.
“Jumlah pengungsi masih dalam pendataan. Sementara yang meninggal ada satu orang,” ungkapnya.
Kemudian, fasilitas umum yang terdampak yaitu Jalan Padang Sidempuan Batunadua tertimbun longsor. Lalu, jalan nasional di kawasan Hapinis Kelurahan Batunadua Julu dekat Simpang Batu Bola juga tertimbun longsor.
“Kami melakukan pendataan assesment di lokasi kejadian dan mengevakuasi masyarakat yang terdampak banjir. Organisasi perangkat daerah juga telah mendirikan posko kesehatan, dapur umum, dan tenda di beberapa lokasi,” jelas Sri Wahyuni.
Saat ini banjir mulai berangsur surut di lima kecamatan di Kota Padang Sidempuan. Masyarakat setempat dibantu oleh pemda, TNI, dan Polri sedang dalam proses pembersihan material sisa banjir dan longsor.