Pemkab Tanah Laut Perluas Jaringan Internet Hingga Desa, Wujudkan Akses Digital Merata
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berkomitmen penuh dalam perluasan jaringan internet hingga pelosok desa, memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses digital yang layak dan stabil.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, menegaskan komitmennya untuk memperluas jaringan internet hingga ke desa-desa. Inisiatif ini diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan PT Supra Primatama Nusantara (Biznet) dalam pengembangan fiber optik dan Smart City. Penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung di Jakarta pada Jumat (13/2), menandai langkah penting menuju pemerataan akses digital.
Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto, bersama Presiden Direktur PT Supra Primatama Nusantara Adi Saputra Kusma, secara resmi meneken perjanjian tersebut di kantor pusat Biznet. Kerja sama ini bertujuan memperkuat konektivitas internet, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan sinyal. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi kesenjangan digital yang ada.
Bupati Rahmat Trianto menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan wujud tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga Tanah Laut menikmati fasilitas internet yang terjangkau dan stabil. Program ini bukan sekadar inisiatif, melainkan upaya konkret agar tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam mengakses informasi dan layanan digital. Prioritas utama adalah memberikan akses yang merata dan berkualitas.
Komitmen Pemkab Tanah Laut Wujudkan Smart City dan Akses Merata
Bupati Rahmat Trianto menegaskan bahwa perluasan jaringan internet ini merupakan bagian integral dari visi pembangunan daerah. Komitmen Pemkab Tanah Laut jelas, yaitu memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati fasilitas internet dengan jaringan yang terjangkau dan stabil. Hal ini bukan sekadar program, melainkan tanggung jawab untuk menjamin tidak ada warga yang tertinggal dari akses digital.
Pengembangan jaringan fiber optik ini juga dirancang untuk mendukung implementasi konsep Smart City di Kabupaten Tanah Laut. Dengan konektivitas yang kuat, kualitas pelayanan publik berbasis digital diharapkan dapat meningkat secara signifikan. Transformasi digital ini akan membawa efisiensi dan transparansi dalam tata kelola pemerintahan.
Keterbatasan jaringan internet yang selama ini terjadi telah berdampak langsung pada kualitas pendidikan dan pengetahuan masyarakat, terutama di wilayah dengan sinyal lemah. Pemerintah daerah telah memetakan sejumlah lokasi prioritas untuk perluasan jaringan agar daerah tertinggal tidak lagi terhambat dalam mengakses informasi dan berbagai layanan digital penting.
Dampak Positif Perluasan Jaringan Internet pada Pendidikan dan Ekonomi Lokal
Perluasan jaringan internet Tanah Laut memiliki dampak signifikan terhadap sektor pendidikan. Akses internet yang memadai akan membuka gerbang pengetahuan lebih luas bagi siswa dan tenaga pendidik. Hal ini memungkinkan pembelajaran daring yang lebih efektif serta akses ke berbagai sumber belajar digital.
Selain pendidikan, penguatan konektivitas internet juga dinilai krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), internet menjadi alat vital untuk pengembangan usaha. Peluang ini sangat besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dengan jaringan internet yang memadai, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai platform digital untuk berjualan, promosi produk, serta melakukan transaksi daring dari rumah. Ini akan membuka peluang usaha baru dan memperluas jangkauan pasar bagi produk-produk lokal. Transformasi digital UMKM menjadi salah satu fokus utama.
Harapan dan Percepatan Transformasi Digital di Tanah Laut
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sangat berharap kerja sama dengan Biznet dapat mempercepat pemerataan akses digital. Target utamanya adalah mencapai desa-desa dan wilayah perbatasan yang selama ini sulit terjangkau. Percepatan ini menjadi kunci untuk mengurangi kesenjangan digital antar wilayah.
Inisiatif perluasan jaringan internet Tanah Laut ini juga diharapkan mendukung transformasi layanan publik menjadi lebih efektif dan transparan. Masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan pemerintah secara daring, mengurangi birokrasi, dan meningkatkan efisiensi. Ini adalah langkah maju menuju pemerintahan yang adaptif.
Bupati Rahmat Trianto menekankan bahwa upaya ini bukan sekadar pencitraan, melainkan sebuah laporan nyata kepada masyarakat mengenai penggunaan dana mereka. Peningkatan infrastruktur digital, khususnya di wilayah perbatasan yang masih sulit sinyal, merupakan prioritas. Pemkab berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses digital.
Sumber: AntaraNews