Mendikdasmen Apresiasi Sinergi Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan Sulawesi Tenggara dan Capaian Protas 2025
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Sulawesi Tenggara, khususnya untuk mencapai target Protas 2025. Simak detail prog
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen serta pemangku kepentingan pendidikan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Apresiasi ini diberikan atas komitmen nyata mereka dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan sepanjang tahun 2025. Pernyataan tersebut disampaikan Mendikdasmen Mu’ti saat menghadiri Rapat Koordinasi Konsolidasi Program Prioritas UPT Kemendikdasmen Provinsi Sulawesi Tenggara di Jakarta pada Sabtu (10/1).
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen Mu’ti menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan untuk mencapai target-target pendidikan nasional. Ia secara khusus menyoroti upaya bersama dalam mewujudkan capaian Program Prioritas (Protas) 2025. Komitmen ini diharapkan dapat terus mendorong transformasi positif di sektor pendidikan.
Apresiasi Mendikdasmen untuk Sinergi Pendidikan di Sulawesi Tenggara
Mendikdasmen Abdul Mu’ti secara lugas menyatakan rasa terima kasihnya kepada UPT, Dinas Pendidikan Provinsi/Kota/Kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Sulawesi Tenggara. “Atas nama Kemendikdasmen, saya menyampaikan terima kasih kepada UPT, Dinas Pendidikan Provinsi/Kota/Kabupaten dan segenap pemangku kepentingan pendidikan di Sulawesi Tenggara yang terus menunjukkan komitmen nyata dalam melakukan sinergi dan kolaborasi,” kata Mendikdasmen Mu’ti. Apresiasi ini menegaskan peran krusial kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pendidikan di daerah.
Sinergi yang terjalin erat antara berbagai pihak dianggap sebagai kunci utama dalam mendukung program-program prioritas Kemendikdasmen. Fokus utama adalah memastikan setiap inisiatif memberikan dampak signifikan terhadap kualitas layanan pendidikan. Komitmen ini selaras dengan visi nasional untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Pengembangan Kompetensi Guru
Mu’ti juga menyoroti pentingnya keberlanjutan dampak dari kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh penerima manfaat program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran. Ia menegaskan, “Proses pembelajaran harus semakin ditingkatkan mutunya. Kami mendorong satuan pendidikan penerima manfaat.” Hal ini menunjukkan fokus pada implementasi nyata di lapangan.
Kemendikdasmen terus berupaya meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan. Program-program seperti Rekognisi Pembelajaran Masa Lampau (RPL), Pendidikan Profesi Guru, peningkatan kompetensi guru Bimbingan Konseling, Bimbingan Konseling untuk guru-guru non-Bimbingan Konseling, Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Koding dan Kecerdasan Artifisial, serta Kepemimpinan Sekolah menjadi prioritas. Upaya ini bertujuan agar guru tidak hanya menjadi agen perubahan, tetapi juga agen peradaban yang mampu membentuk karakter dan potensi peserta didik. Peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Tenggara sangat bergantung pada kualitas pengajar.
Implementasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Protas 2025
Pada tahun 2025, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA telah berjalan dengan baik dan hasilnya telah diumumkan secara nasional. Mendikdasmen Mu’ti mengungkapkan, “Di tahun 2026, kiranya BPMP dan UPT Kemendikdasmen di daerah khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara dapat mengawal penyelenggaraan pelaksanaan TKA untuk Kelas VI SD dan Kelas IX SMP.” Hasil TKA ini akan menjadi pertimbangan penting dalam penerimaan murid baru di jenjang selanjutnya melalui jalur prestasi.
Program TKA ini merupakan bagian integral dari upaya Kemendikdasmen untuk memastikan standar kualitas pendidikan yang merata. Dengan adanya TKA, diharapkan dapat teridentifikasi potensi akademik siswa secara objektif. Langkah ini mendukung pencapaian target Protas 2025 yang berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan dan daya saing pendidikan nasional.
Dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara
Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Rapat Koordinasi tersebut. Ia mengapresiasi program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang telah dilaksanakan oleh Kemendikdasmen di wilayahnya. “Selaku Pemerintah Provinsi menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang telah dilaksanakan di Sulawesi Tenggara,” kata Gubernur Andi.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan upaya Kemendikdasmen dalam mewujudkan peningkatan mutu pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh pelosok negeri, termasuk di Sulawesi Tenggara.
Sumber: AntaraNews