Ketua KPK Akhirnya Buka-Bukaan Alasan Geledah Rumah Ridwan Kamil
Ketua KPK Setyo Budiyanto buka-bukaan mengenai alasan penyidik menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.
Ketua KPK Setyo Budiyanto buka-bukaan mengenai alasan penyidik menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil. Setyo mengatakan penggeledahan itu dilakukan setelah KPK mendapatkan informasi dari seorang saksi yang menyebut nama Ridwan Kamil.
"Didasari keterangan saksi maka perlu geledah," ucap Ketua KPK Setyo Budiyanto saat dikonfirmasi, Selasa (11/3).
Setyo juga menyampaikan penggeledahan itu juga guna membuat tersang kasus korupsi yang menyeret nama petinggi Golkar tersebut.
"Untuk memastikan ada tidaknya kaitan dengan perkara dan juga membuat terang perkara BJB," terang dia.
Kerugian Akibat Korupsi Bank BJB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Fitroh Rohcahyanto mengatakan nilai kerugian negara dari korupsi Bank Jabar Banten (BJB) mencapai ratusan miliar hingga menyeret nama mantan Gubernur jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang kediamannya digeledah penyidik.
"Ratusan miliar," ucap Fitroh dalam pesan tertulisnya, Selasa (11/3).
Fitroh juga menyebut dalam objek perkara tersebut yakni dengan kasus duugaan pengadaan iklan. Hanya saja dia enggan membeberkan secara rinci objek korupsi tersebut.
Rumah Ridwan Kamil Digeledah
Dalam pengembangan penyidikan tersebut, KPK telah melakukan penggeledahan sejumlah lokasi di Bandung, Jawa Barat, salah satunya adalah rumah Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK).
Informasi soal penggeledahan tersebut telah dikonfirmasi dan dibenarkan oleh Ridwan Kamil.
“Bahwa benar kami didatangi oleh tim KPK terkait perkara di BJB. Tim KPK sudah menunjukkan surat tugas resmi,” kata Ridwan Kamil dalam keterangan yang diterima di Bandung, Senin.
Ia menegaskan bahwa dirinya siap bersikap kooperatif dalam proses penggeledahan tersebut dan mendukung KPK dalam penyelidikan terkait perkara tersebut.