Ini Alasan KPK Periksa Bupati Sudewo di Kudus dan Bukan di Pati
Budi mengatakan penyidik mengamankan duit sejumlah miliaran rupiah. Namun detilnya, hal itu akan disampaikan saat jumpa pers sore hari ini.
Bupati Pati, Sudewo terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (19/1). Namun satu hal yang memicu pertanyaan publik, pemeriksaan yang bersangkutan dilakukan di Kudus dan bukan di Pati.
Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, hal itu dilakukan sepenuhnya atas pertimbangan penyidik. Namun Budi menampik adanya gerakan massa, jika Sudewo diperiksa di Polres Pati.
"Tentu pemilihan tempat untuk melakukan pemeriksaan itu pertimbangan tim di lapangan supaya pemeriksaan juga bisa berjalan berlangsung secara efektif karena memang pihak-pihak yang dilakukan pemeriksaan itu ada beberapa ya, tentunya itu butuh lokasi-lokasi untuk melakukan pemeriksaan oleh tim di lapangan," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (30/1).
Terkait barang bukti dalam kasus ini, Budi mengatakan penyidik mengamankan duit sejumlah miliaran rupiah. Namun detilnya, hal itu akan disampaikan saat jumpa pers sore hari ini.
Gelandang 8 Orang ke Jakarta
"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah senilai miliaran rupiah. Nanti kami akan sampaikan (detilnya)," rinci Budi.
Diketahui dalam kasus ini, KPK menggelandang 8 orang ke Jakarta untuk diinterogasi lebih intenseif. Berikut identitas mereka:
- Bupati Pati, Sudewo
- Dua orang Camat
- Tiga Orang Kepala Desa
- Dua Orang calon perangkat desa.