Hasto Tegaskan Perjuangan Bangsa Tak Hanya Politik, Tapi Juga Pangan dan UMKM
Hasto menyoroti pentingnya membangun kemandirian bangsa melalui pemanfaatan potensi lokal.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa perjuangan membangun kedaulatan bangsa tidak hanya ditempuh melalui jalur politik, tetapi juga melalui penguatan sektor pangan, kebudayaan, dan ekonomi rakyat.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka Festival Wisata Kuliner Nusantara dalam rangka Bulan Bung Karno 2026 yang digelar DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten di Pamulang Square, Kota Tangerang Selatan, Jumat (12/6/2026).
Dalam sambutannya, Hasto menyoroti pentingnya membangun kemandirian bangsa melalui pemanfaatan potensi lokal, khususnya di sektor pangan dan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, kuliner Nusantara dan produk UMKM merupakan bagian dari identitas nasional yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
“Perut rakyat tidak boleh terjajah oleh makanan impor. Kita harus bangga terhadap pangan lokal, produk UMKM, dan kekayaan kuliner Nusantara yang menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia,” ujar Hasto.
Kekuatan Politik
Ia menilai kedaulatan bangsa tidak hanya diukur dari kekuatan politik, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya sendiri dan menciptakan ketahanan ekonomi berbasis potensi daerah.
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten Ade Sumardi mengatakan Festival Kuliner Nusantara menjadi implementasi nyata ajaran Bung Karno mengenai prinsip berdikari di bidang ekonomi dan kebudayaan. Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil agar dapat berkembang.
"Melalui festival ini, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Inilah bentuk keberpihakan partai kepada wong cilik," kata Ade.
Konsolidasi Kerakyatan
Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten Wanto Sugito menyebut kegiatan tersebut juga menjadi sarana konsolidasi kerakyatan yang mempertemukan kader partai dengan masyarakat secara langsung.
"Bulan Bung Karno harus menjadi momentum untuk membumikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno melalui kerja nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Ketua Panitia Gita Swarantika menjelaskan festival diikuti sebanyak 135 pelaku UMKM dari berbagai daerah di Banten yang menampilkan beragam kuliner khas Nusantara. Selain menjadi ajang promosi produk lokal, acara juga diisi hiburan musik untuk menarik partisipasi masyarakat.
“Kami ingin festival ini menjadi ruang promosi bagi UMKM sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap produk dan kuliner lokal,” kata Gita.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Ketua DPP PDI Perjuangan, pengurus DPD Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat, pengurus DPC se-Jabodetabek, anggota fraksi, kader dan simpatisan partai. Hadir pula Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati area Pamulang Square.
Festival Wisata Kuliner Nusantara menjadi salah satu rangkaian peringatan Bulan Bung Karno 2026 yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas akses UMKM, serta menjaga keberlanjutan kuliner Nusantara sebagai bagian dari identitas nasional.