Pedagang mengantarkan air bersih di kawasan Muara Angke, Jakarta, Kamis (28/05/2026). (Kapanlagi.com/ Budy Santoso)
Advertisement
Pedagang air keliling mengisi jerigen di kios air bersih kawasan Muara Angke, Jakarta, Kamis (28/05/2026). Air bersih tersebut kemudian dijual kepada warga dengan harga Rp3.000 per jerigen berkapasitas 20 liter, lebih mahal dibanding harga kios sebesar Rp2.000 per jerigen.
Penjual air keliling membawa hingga 20 jerigen menggunakan gerobak dorong maupun sepeda motor yang dimodifikasi untuk mendistribusikan air ke permukiman warga.
Advertisement
Kondisi pasokan air bersih yang terbatas membuat warga masih bergantung pada air jerigen untuk kebutuhan memasak, mandi, hingga mencuci. Debit air PAM yang kecil serta kondisi air tanah yang asin menjadi penyebab utama tingginya penggunaan air bersih berbayar di kawasan pesisir tersebut.
Pedagang mengisi dirigen dengan air yang akan dijual kepada warga di kawasan Muara Angke, Jakarta, Kamis (28/05/2026). Kapanlagi.com/ Budy Santoso
Pedagang mengisi dirigen dengan air yang akan dijual kepada warga di kawasan Muara Angke, Jakarta, Kamis (28/05/2026). Kapanlagi.com/ Budy Santoso
Pedagang mengisi dirigen dengan air yang akan dijual kepada warga di kawasan Muara Angke, Jakarta, Kamis (28/05/2026). Kapanlagi.com/ Budy Santoso
Pedagang mengantarkan air bersih di kawasan Muara Angke, Jakarta, Kamis (28/05/2026). Kapanlagi.com/ Budy Santoso
Pedagang mengantarkan air bersih di kawasan Muara Angke, Jakarta, Kamis (28/05/2026). Kapanlagi.com/ Budy Santoso
Pedagang mengantarkan air bersih di kawasan Muara Angke, Jakarta, Kamis (28/05/2026). Kapanlagi.com/ Budy Santoso
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.