Probolinggo Terancam Kekeringan dan Krisis Air Bersih, Warga Terpaksa Minum Air Kubangan Sungai

Warga Desa Sumberkare terpaksa menggunakan air sungai untuk berbagai kebutuhan.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Probolinggo Terancam Kekeringan dan Krisis Air Bersih, Warga Terpaksa Minum Air Kubangan Sungai
Probolinggo Terancam Kekeringan dan Krisis Air Bersih, Warga Terpaksa Minum Air Kubangan Sungai (Merdeka.com)

Sudah dua bulan air PDAM tak mengalir

Warga Desa Sumberkare terpaksa menggunakan air sungai untuk berbagai kebutuhan.
Dok. Istimewa
Tragisnya, sungai yang jadi sumber air bersih satu-satunya kini mulai mengering, seperti dikutip dari Liputan6. Warga pun mau tak mau harus sangat menghemat penggunaan air bersih.
Dok. Istimewa
Kubangan Sungai
Dok. Istimewa

Sejak air PDAM tak mengalir, warga Desa Sumberkare bernisiatif membuat kubangan di tepi sungai. Kubangan selebar 30 cm dengan kedalaman 50 cm ini sengaja dibuat agar air dari sungai lebih jernih setelah diendapkan. Kubangan ini dimanfaatkan oleh sekitar 20 warga. (Foto: Freepik)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setiap hari, warga harus berjalan bolak-balik dari rumah ke sungai untuk mendapatkan air bersih. Mereka menempuh perjalanan hampir satu kilometer. Mirisnya, dalam sehari mereka bisa berjalan bolak-balik hingga empat kali. (Foto: Freepik jcomp)

Air dari kubangan sungai digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Mulai dari masak, minum, mencuci, hingga mandi.
Dok. Istimewa
Merespons permasalahan kekeringan yang menimpa warganya, BPBD Probolinggo mulai menyalurkan bantuan air bersih.
Dok. Istimewa
Rekomendasi