DPRD Banjarmasin Perjuangkan Ratusan Unit Program Bedah Rumah di Banjarmasin Barat
Anggota DPRD Banjarmasin berkomitmen memperjuangkan ratusan unit Program Bedah Rumah untuk warga tidak mampu di Banjarmasin Barat, berkolaborasi dengan DPRD Kalsel demi mewujudkan rumah layak huni.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, Deddy Sophian, menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan Program Bedah Rumah. Inisiatif ini bertujuan memperbaiki rumah tidak layak huni bagi ratusan warga di wilayah Banjarmasin Barat. Perjuangan ini tidak hanya mengandalkan program dari pemerintah kota, tetapi juga melibatkan dukungan dari pemerintah provinsi.
Upaya ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat di Banjarmasin Barat, yang dikenal sebagai daerah padat penduduk dengan banyak perkampungan lama. Deddy Sophian berkolaborasi erat dengan anggota DPRD Kalimantan Selatan dari fraksi yang sama untuk memastikan usulan ini mendapatkan persetujuan. Targetnya, ratusan unit rumah dapat direhabilitasi pada tahun 2026.
Kolaborasi lintas lembaga legislatif ini diharapkan dapat mempercepat realisasi bantuan Program Bedah Rumah yang sangat dinantikan warga. Dengan dukungan penuh, diharapkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) provinsi akan menyetujui usulan ini, setidaknya untuk 250 unit rumah, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kolaborasi Legislator untuk Rumah Layak Huni
Deddy Sophian, anggota DPRD Kota Banjarmasin, secara aktif memperjuangkan Program Bedah Rumah di Banjarmasin Barat. Dalam kegiatan resesnya di Jl. Kuin Selatan, ia menyampaikan bahwa usulan untuk wilayah Banjarmasin Barat mencapai 300 unit kepada pemerintah provinsi. Program ini menjadi prioritas mengingat kondisi permukiman di daerah tersebut.
Untuk mewujudkan target pada tahun 2026, Deddy Sophian telah menggandeng anggota DPRD Kalimantan Selatan, Suripno Sumas, yang berasal dari partai dan daerah pemilihan yang sama. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat posisi usulan di tingkat provinsi. Deddy berharap perjuangan bersama ini membuahkan hasil yang signifikan bagi warga.
Pada tahun sebelumnya, 2025, bantuan bedah rumah yang berhasil diperjuangkan ke provinsi mencapai 100 unit rumah di Kecamatan Banjarmasin Barat. Jumlah tersebut kemudian ditambah dengan beberapa unit dari program pemerintah kota. Ini menunjukkan konsistensi dalam upaya meningkatkan kualitas hunian warga.
Detail Usulan dan Peningkatan Anggaran Program Bedah Rumah Provinsi
Anggota DPRD Kalsel, Suripno Sumas, membenarkan adanya kolaborasi untuk merealisasikan Program Bedah Rumah dari pemerintah provinsi di wilayah Banjarmasin Barat yang diusulkan hingga 300 unit pada tahun 2026. Ia menyatakan bahwa surat usulan tersebut sudah masuk.
Program bedah rumah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mencakup perbaikan lantai, atap, dan dinding rumah. Biaya per unitnya mengalami peningkatan. Jika tahun lalu biaya perbaikan per unit adalah Rp20 juta, maka untuk tahun ini direncanakan naik menjadi Rp25 juta. Peningkatan anggaran ini diharapkan dapat memastikan kualitas perbaikan yang lebih baik.
Suripno Sumas berharap Program Bedah Rumah ini dapat berjalan lancar, dan Kota Banjarmasin bisa mendapatkan bantuan lebih banyak. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada lagi rumah warga yang tidak layak huni dan tidak memenuhi standar kesehatan. Ini merupakan langkah konkret menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Urgensi dan Harapan untuk Masa Depan
Program Bedah Rumah sangat dibutuhkan oleh warga di daerah Banjarmasin Barat, mengingat karakteristik wilayahnya sebagai daerah padat penduduk dan perkampungan yang telah lama berdiri. Banyak rumah di sana yang memerlukan perbaikan struktural agar layak huni. Kebutuhan ini menjadi dasar kuat bagi perjuangan para legislator.
Deddy Sophian secara khusus berharap agar usulan bantuan bedah rumah ini disetujui dalam Musrenbang provinsi, dengan target minimal 250 unit. Persetujuan ini akan menjadi angin segar bagi ratusan keluarga yang mendambakan tempat tinggal yang aman dan nyaman. Ini juga menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat telah tersampaikan melalui wakil rakyat.
Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara DPRD Kota dan Provinsi, serta peningkatan anggaran per unit, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif yang luas. Mewujudkan rumah layak huni adalah investasi dalam kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat Banjarmasin Barat.
Sumber: AntaraNews