Bupati Lombok Utara: Ramadhan Momentum Perkuat Disiplin ASN
Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengajak seluruh ASN untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum strategis memperkuat disiplin dan meningkatkan pelayanan publik. Simak selengkapnya!
Lombok Utara, NTB – Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menekankan pentingnya disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan. Ia menyatakan bahwa bulan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan. Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan Iman dan Taqwa (Imtaq) di Islamic Center Masjid Baiturrahim, Lombok Utara, pada Jumat (20/2).
Menurut Najmul Akhyar, nilai-nilai luhur Ramadhan harus tercermin dalam setiap sikap dan etos kerja ASN. Hal ini mencakup disiplin waktu, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Beliau mengajak seluruh ASN di Lombok Utara untuk menjadikan bulan ini sebagai sarana introspeksi diri, memperbaiki niat, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berharap melalui kegiatan ini, nilai-nilai spiritual Ramadhan dapat terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya adalah untuk meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lombok Utara secara keseluruhan.
Ramadhan: Momentum Perbaikan Diri dan Pelayanan Publik
Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menegaskan bahwa Ramadhan merupakan kesempatan emas bagi para ASN untuk melakukan perbaikan diri secara menyeluruh. Ia tidak hanya melihat Ramadhan sebagai periode ibadah ritual semata, melainkan sebagai waktu yang tepat untuk mengasah kedisiplinan dan tanggung jawab dalam bekerja. “Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum memperbaiki diri dalam meningkatkan disiplin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Najmul Akhyar.
Nilai-nilai yang terkandung dalam bulan suci ini, seperti kesabaran, kejujuran, dan ketulusan, diharapkan dapat diaplikasikan dalam setiap aspek tugas ASN. Terutama dalam hal disiplin waktu, penyelesaian tanggung jawab, dan interaksi dengan masyarakat. Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fokus utama yang ingin dicapai melalui peningkatan disiplin ini.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam menciptakan birokrasi yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan ASN yang berdisiplin tinggi, diharapkan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif yang signifikan.
Rutin Imtaq Perkuat Spiritual dan Kinerja ASN
Sebagai upaya membangun kebersamaan dan memperkuat fondasi spiritual aparatur, kegiatan Iman dan Taqwa (Imtaq) bersama akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat selama bulan Ramadhan. Inisiatif ini digagas oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Utara untuk memastikan bahwa aspek spiritualitas ASN juga terus terasah. Bupati Najmul Akhyar meyakini bahwa penguatan iman dan takwa akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja dan integritas.
“Insya Allah setiap hari Jumat kami laksanakan Imtaq bersama. Dengan memperkuat iman dan takwa, saya yakin kinerja dan integritas kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat akan semakin meningkat,” tegasnya. Kegiatan Imtaq ini juga menjadi wadah bagi para ASN untuk saling berinteraksi dan mempererat tali silaturahmi, menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan suportif.
Melalui rutinitas Imtaq, diharapkan para ASN dapat memperoleh pencerahan dan motivasi spiritual yang akan membimbing mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari. Fondasi spiritual yang kuat diyakini akan menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan dan godaan, serta mendorong mereka untuk selalu bertindak profesional dan berintegritas.
Keutamaan Ramadhan dalam Perspektif Agama
Pada kesempatan Imtaq tersebut, tausiyah disampaikan oleh Dr. H. Muhammad Zaki Abdillah, yang mengangkat tema “Ibadah pada Bulan Ramadhan”. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan secara mendalam mengenai keutamaan Ramadhan sebagai bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan terbaik untuk memperbanyak ibadah, karena setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.
“Ramadhan adalah bulan yang lebih baik dari seribu bulan. Di bulan ini doa-doa di ijabah, pintu ampunan dibuka, dan rahmat Allah SWT dilimpahkan seluas-luasnya. Maka jadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak kita,” ungkap Dr. H. Muhammad Zaki Abdillah. Pesan ini mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan setiap detik Ramadhan dengan sebaik-baiknya.
Lebih lanjut, Dr. H. Muhammad Zaki Abdillah mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai ruang refleksi diri. Ini termasuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Dengan demikian, Ramadhan tidak hanya membawa manfaat spiritual pribadi, tetapi juga memperkuat tatanan sosial dan kebersamaan.
Sumber: AntaraNews