Bupati Kukar Instruksikan Pengecekan Menyeluruh Sistem Irigasi Pascabanjir di Rapak Lambur
Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri memerintahkan OPD terkait untuk segera mengecek menyeluruh sistem irigasi pascabanjir di Rapak Lambur, memastikan pemulihan pertanian dan ekonomi petani.
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri mengeluarkan instruksi penting kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan pengecekan komprehensif terhadap sistem irigasi pascabanjir di kawasan pertanian Rapak Lambur, Tenggarong, Kalimantan Timur. Perintah ini menyusul bencana banjir yang telah merendam areal persawahan dan menyebabkan kerugian signifikan bagi petani setempat.
Instruksi tersebut secara spesifik ditujukan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum serta Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan agar berkoordinasi dalam menindaklanjuti kondisi irigasi. Langkah ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerusakan dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan guna memastikan kelancaran aktivitas pertanian.
Banjir yang melanda Rapak Lambur tidak hanya disebabkan oleh curah hujan deras, tetapi juga oleh luapan sungai yang mengalami pendangkalan, sehingga memperparah kondisi sawah yang terendam. Penanganan cepat sangat krusial untuk memulihkan lahan pertanian dan membantu petani bangkit dari dampak gagal panen.
Respons Cepat Pemerintah Daerah untuk Pemulihan Irigasi
Bupati Aulia Rahman Basri menekankan pentingnya respons cepat dan koordinasi lintas sektor dalam penanganan pascabanjir. Ia secara tegas menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan untuk segera bertindak sesuai kewenangan masing-masing. Pengecekan menyeluruh sistem irigasi pascabanjir menjadi prioritas utama.
Salah satu tindakan mitigasi yang diusulkan adalah pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan. Hal ini dianggap penting untuk mencegah terulangnya luapan air yang merendam sawah di kemudian hari. Upaya ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi optimal saluran air.
"Kepala Dinas Pekerjaan Umum bersama Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan sesuai kewenangan masing-masing segera lakukan pengecekan menyeluruh sistem irigasi di Desa Rapak Lambur," ujar Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Kalimantan Timur, Jumat (10/4).
Dukungan Sarana Produksi Pertanian dan Motivasi Petani
Selain perbaikan infrastruktur, Bupati Kukar juga menyoroti kebutuhan mendesak para petani yang mengalami gagal panen. Ia meminta Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan untuk memprioritaskan bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) kepada mereka. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban petani dan memungkinkan mereka untuk kembali menggarap sawah pada musim tanam berikutnya.
Dua hari sebelum instruksi ini dikeluarkan, Bupati Aulia Rahman Basri telah mengunjungi area persawahan di Rapak Lambur. Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan motivasi dan semangat kepada para petani setempat. Beliau menekankan peran vital petani sebagai pahlawan pangan yang berjuang memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya warga Kabupaten Kukar.
"Kami atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Kukar menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam. Kami juga turut berduka cita atas bencana gagal panen yang dialami petani," ungkap Bupati.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati juga menyerahkan bantuan beras untuk para petani yang terdampak gagal panen akibat banjir. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi yang ditanggung oleh petani di Rapak Lambur.
Sumber: AntaraNews