BPJS Kesehatan dan Pemkab Poso Permudah Akses Program JKN di Desa Tiwa'a
BPJS Kesehatan bersama Pemkab Poso menghadirkan Program Bunga Desa di Desa Tiwa'a, mempermudah akses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat.
BPJS Kesehatan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Poso menyelenggarakan Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Inisiatif ini bertujuan untuk mendekatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Desa Tiwa'a, Kecamatan Poso Pesisir, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 21 Juni 2026.
Program Bunga Desa merupakan upaya strategis untuk menjangkau peserta JKN yang membutuhkan pelayanan di kantor BPJS Kesehatan. Lokasi Desa Tiwa'a yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Poso menjadi fokus utama kegiatan ini. Akses jalan menuju desa tersebut dalam kondisi baik, meskipun perlu kewaspadaan saat hujan dengan intensitas tinggi.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, HS Rumondang Pakpahan, mengungkapkan bahwa program yang sudah berjalan sekitar empat tahun dan terjadwal satu kali dalam sebulan ini sangat efektif. Kegiatan rutin bulanan ini telah melayani tidak kurang dari 100 peserta setiap harinya. Ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap kemudahan akses layanan kesehatan.
Efektivitas Program Bunga Desa dalam Pelayanan Publik
Program Bunga Desa menyediakan layanan komprehensif yang setara dengan pelayanan di kantor BPJS Kesehatan. Layanan meliputi pendaftaran peserta baru, penambahan anggota keluarga, perubahan data peserta, hingga pemberian informasi terkini. Inisiatif ini sangat membantu masyarakat di daerah terpencil.
Instansi lain turut berpartisipasi dalam Program Bunga Desa, seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Sosial, serta perbankan. Kolaborasi ini menciptakan one-stop service bagi warga Desa Tiwa'a. Hal ini memastikan masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen penting di satu lokasi.
Antusiasme masyarakat Desa Tiwa'a terlihat jelas dari ramainya loket BPJS Kesehatan selama kegiatan berlangsung. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perubahan data, seperti pendaftaran bayi baru lahir atau pemindahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Kemudahan ini sangat dirasakan oleh warga.
Peningkatan Cakupan JKN dan Harapan Keberlanjutan
HS Rumondang Pakpahan menambahkan bahwa cakupan kepesertaan JKN aktif di Kabupaten Poso per bulan Juni 2026 telah mencapai 227.118 jiwa. Angka ini merepresentasikan 88,49 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 256.672 jiwa di Kabupaten Poso. Ini menunjukkan progres signifikan dalam upaya universal health coverage.
BPJS Kesehatan berharap Program Bunga Desa dapat mengedukasi peserta yang menunggak iuran untuk mengikuti program cicilan atau Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab). Edukasi ini penting untuk menjaga keberlanjutan kepesertaan JKN. Program ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan informasi terbaru terkait JKN.
Deby (36), salah satu peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Desa Tiwa'a, mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia merasa sangat terbantu Program Bunga Desa karena tidak perlu jauh-jauh melakukan pengurusan ke kantor BPJS Kesehatan dan pelayanan publik lainnya. Proses pengurusan di Disdukcapil hingga BPJS Kesehatan berlangsung mudah, lancar, dan tanpa biaya sepeser pun.
Deby berharap Program Bunga Desa dapat lebih sering dilakukan agar masyarakat mudah mengakses layanan yang dibutuhkan serta mendapatkan informasi-informasi terbaru terkait program-program pemerintah. Ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Sumber: AntaraNews