Perang India-Pakistan Akhirnya Pecah, Kedua Negara 'Bersaudara' Ini Saling Serang
India menyerang Pakistan pada Rabu (7/5) dini hari dan Pakistan membalas dengan menembak lima jet tempur India.
Setelah ketegangan memanas antara India-Pakistan dalam dua pekan terakhir, perang antara kedua negara 'bersaudara' ini akhirnya tak terelakkan. India meluncurkan Operasi Sindoor dengan menembakkan rudalnya ke wilayah Bahalpur, Kashmir yang dikelola Pakistan pada Rabu (7/5) dini hari.
Dilansir BBC, pemerintah India mengklaim pihaknya meluncurkan serangan ke sembilan titik di Pakistan dan Kashmir yang dikuasai Pakistan. Namun menurut Pakistan, tiga titik yang diserang.
Pakistan juga menyampaikan tujuh orang, termasuk dua anak-anak, terbunuh dalam serangan India tersebut. Penduduk di Muzaffarabad, Kashmir yang dikuasai Pakistan, mengatakan kepada BBC mereka terbangun karena dahsyatnya suara ledakan.
Pejabat Pakistan dan media lokal melaporkan, Angkatan Udara Pakistan menembak jatuh lima jet tempur Angkatan Udara India, seperti dikutip dari laman TRT. Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif mengatakan sejumlah tentara India juga ditawan.
"Jika aksi permusuhan ini dihentikan... Kami pasti akan berbicara dengan India. Kami tidak ingin situasi ini memanas," kata Asif kepada Bloomberg.
"Namun jika ada aksi permusuhan yang diinisiasi oleh pihak India, kami harus menanggapinya."
Juru bicara militer Pakistan, Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, mengatakan kepada kantor berita Reuters, Pakistan menembak jatuh tiga pesawat Rafale, satu Sukhoi SU-30, dan satu MIG-29 yang diterbangkan oleh India.
Sebelumnya, Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar mengatakan kepada TRT World, satu pesawat telah ditembak jatuh di atas wilayah Akhnoor di Kashmir yang disengketakan dan satu pesawat lainnya di kota Ambala, India, sementara sebuah pesawat tanpa awak (UAV) ditembak jatuh di wilayah Jammu, Kashmir yang dikelola India.
Tarar mengatakan militer Pakistan menanggapi rudal India yang menargetkan "wilayah sipil".
Seorang juru bicara militer Pakistan mengatakan beberapa instalasi pertahanan India lainnya telah "dihancurkan".
India belum menanggapi klaim Pakistan tersebut.
Perang ini dipicu serangan teror penembakan di Pahalgam, Kashmir yang dikelola India pada April lalu, menewaskan 26 orang. India menuduh Pakistan berada di balik serangan tersebut, namun dibantah keras Pakistan.