Tambahan Pasien Corona Pecah Rekor, Rupiah Langsung Melemah ke Rp14.020/USD

Dari eksternal, bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed) telah mengumumkan hasil rapat bulanan. Bukan suku bunga acuan yang ditunggu oleh pelaku pasar, tetapi proyeksi Gubernur Fed Jerome Powell soal prospek ekonomi ke depan.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Tambahan Pasien Corona Pecah Rekor, Rupiah Langsung Melemah ke Rp14.020/USD
dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Nilai tukar atau kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore melemah melewati level psikologis Rp14.000 per USD. Rupiah ditutup melemah 40 poin atau 0,29 persen menjadi Rp14.020 per USD dari sebelumnya Rp13.980 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penambahan kasus positif Covid-19 harian di Indonesia dalam dua hari terakhir yang mencetak rekor dikhawatirkan akan melebar ke sektor ekonomi dan keuangan.

"Dengan bertambahnya pasien Corona tersebut maka prospek ekonomi ke depan dikhawatirkan bakal tak menentu. Oleh karena itu, wajar kalau pelaku pasar agak takut dan cemas," ujar Ibrahim dikutip dari Antara, Rabu (10/6).

Dari eksternal, bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed) telah mengumumkan hasil rapat bulanan. Bukan suku bunga acuan yang ditunggu oleh pelaku pasar, tetapi proyeksi Gubernur Fed Jerome Powell soal prospek ekonomi ke depan.

Sesuai perkiraan, suku bunga acuan masih ditahan di level 0-0,25 persen, yang tidak akan berubah sampai akhir tahun, bahkan bisa sampai 2022. Namun yang membuat pelaku pasar agak cemas adalah sesuatu yang menyertainya.

Dalam rapat kali ini, Federal Reserve memperkirakan ekonomi AS terkontraksi 6,5 persen, jauh memburuk ketimbang proyeksi sebelumnya yang memperkirakan ada pertumbuhan 2 persen. Kemudian tingkat pengangguran pada tahun ini diperkirakan 9,3 persen, lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelumnya yaitu 3,5 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp13.925 per USD. Sepanjang hari Rupiah bergerak di kisaran Rp13.903 per USD hingga Rp14.038 per USD.

Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan rupiah menguat menjadi Rp14.014 per USD dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.083 per USD.

Rekomendasi