Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mengirimkan 40 relawan untuk membantu evakuasi masyarakat yang terkena bencana gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Sebanyak 40 relawan ini berasal dari jajaran pegawai Direktorat Jenderal Bea Cukai.
"40 orang. Itu gelombang satu, tapi temporary. Kita urgensi ada tim yang sekarang membantu untuk mengevakuasi mendukung pemulihan," ujar Sri Mulyani di Kantor Bea Cukai, Jakarta, Kamis (4/10).
Sri Mulyani mengatakan, semua jajaran pegawai Kementerian Keuangan di Sulawesi Tengah selamat dalam kejadian tersebut. Meski demikian, pegawai dan seluruh keluarga Kementerian Keuangan butuh pemulihan psikologi akibat trauma yang dialami.
"Moral mereka perlu tingkatkan, makanya kita tidak hanya kirim bantuan logistik namun juga bantuan dari staf yang memiliki spirit luar biasa dari seluruh kanwil di Bea dan Cukai ingin volunteer menjadi relawan untuk menggantikan para jajaran kita saat ini kita menghadapi situasi yang sulit," jelasnya.
Sri Mulyani memastikan, pihaknya akan terus menjaga komitmen di dalam melayani masyarakat, menjalankan tugas kepabeanan dan cukai serta tetap membantu masyarakat perekonomian Palu dan Donggala sekitarnya segera pulih.
"Sehingga normal kegiatan ekonominya dan tentu dari sisi masyarakat kembali pulih semangat untuk menjadi satu kegiatan masyarakat yang baik lagi. Dukungan kita sepenuhnya dan anak anak dari Bea Cukai siap untuk membantu."