Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, menyebut pihaknya akan melepas sebagian besar saham Citilink. Hal ini dilakukan untuk menutup kerugian maskapai penerbangan murah (LCC/Low Cost Carrier) tersebut.Dari informasi yang beredar, Garuda Indonesia berencana melepas 40-49 persen atau mayoritas saham Citilink. Emir menyebut saat ini sudah ada investor yang sedang dalam proses pembelian."Kita mau jual tapi kita mau lihat valuenya (nilai) dulu. Kalau calon investor tidak sesuai harapan kita maka tidak akan kita paksakan," ucap Emir di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (5/5).Saat ini, pihak advisor Garuda Indonesia sebagai induk usaha sedang menghitung berapa nilai yang pas dalam penjualan. Namun, Emir masih merahasiakan nilai yang diinginkannya."Advisor kita sudah kerja dan masih diskusi sama calon. Kalau tidak cocok kita akan review. Sekarang investor tinggal 2, dulu ada 4 calon investor," tegasnya.Di tempat yang sama, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi dan Jasa Lain Kementerian BUMN Gatot Trihargo menyebut maskapai Citilink mengalami kerugian hampir Rp 500 miliar pada 2013.Dalam data keuangan, pendapatan Citilink pada 2013 mencapai USD 273 juta. "Kerugian Citilink itu tahun lalu USD 48,48 juta," tegas Gatot.
Rugi Rp 500 M, Garuda Indonesia jual 49 persen saham Citilink
Saat ini, pihak advisor Garuda Indonesia sebagai induk usaha sedang menghitung berapa nilai yang pas dalam penjualan.
Halaman Berikutnya
Respons Aspirasi Warga, Satgas PRR Pastikan Jembatan Enang-Enang Segera Diperkuat
Rekomendasi