PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) masih terus bekerja memulihkan infrastruktur kelistrikan pasca banjir di Pangkalan, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Saat ini, listrik untuk 14.514 pelanggan dari total 16.674 yang sebelumnya mengalami padam sudah terang kembali.
Sisanya masih dibenahi oleh petugas PLN Wilayah Sumatera Barat yang dibagi dalam 15 tim dengan masing-masing tim terdiri dari 5-7 orang. Adapun total gardu yang saat ini sudah menyala adalah 130 gardu dari 166 gardu yang sempat padam (7/3).
General Manager PLN Wilayah Sumatera Barat, Bambang Yusuf mengatakan, pihaknya akan melakukan pemulihan kabel bawah tanah, melanjutkan pemulihan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), pemangkasan dan penebangan pohon, perbaikan Jaringan Tegangan Rendah (JTR), perbaikan LS Board Gardu serta penggantian Alat Pengukur dan Pembatas.
"Ini merupakan wujud kesiagaan PLN dalam mengamankan kelistrikan. Dengan waktu kerja yang tinggi dan kenyamanan tempat beristirahat yang pas-pasan, konsistensi kerja seluruh Tim PLN terjaga dengan baik," ujar Bambang Yusuf dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/3).
PLN juga sempat bertemu dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Payakumbuh sebagai instansi daerah terdekat dengan lokasi bencana. Saat itu, pertemuan tersebut membahas banyak hal di antaranya dukungan PLN terhadap pembangunan kota dan pariwisata di Payakumbuh serta menyampaikan langkah-langkah yang ditempuh PLN dalam menyelesaikan pemulihan infrastruktur kelistrikan di lokasi bencana.
"PLN itu satu, saat suatu unit sedang kesulitan maka unit lain akan segera membantu. Seperti halnya saat bencana di Sumbar ini, PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau turut membantu menyumbangkan tenaga. Yang penting kelistrikan segera pulih," ujar Bambang.