Per April, Realisasi Bantuan Pelaku Usaha Mikro Capai Rp10,4 Triliun

Pemerintah kembali melanjutkan program Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM 2021 sejak 1 Maret lalu. Total anggaran yang sudah disiapkan ialah Rp 15,36 triliun yang menyasar 12,8 juta pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Per April, Realisasi Bantuan Pelaku Usaha Mikro Capai Rp10,4 Triliun
UMKM. ©2020 Merdeka.com

Pemerintah kembali melanjutkan program Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM 2021 sejak 1 Maret lalu. Total anggaran yang sudah disiapkan ialah Rp 15,36 triliun yang menyasar 12,8 juta pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia.

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Eddy Satria mencatat, realisasi penyaluran BPUM 2021 untuk tahap pertama mencapai Rp10,4 triliun hingga posisi April 2021 dari total pagu Rp11,76 triliun. Nilai penyaluran tersebut menjangkau sebanyak 8,6 juta penerima manfaat.

"Jadi, kalau dipersentasekan itu sekitar 88 persen untuk yang total (target) 9,8 juta (penerima tahap pertama," ucapnya dalam acara Dialog Produktif Rabu Utama bertajuk Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021, Rabu (5/5).

Sementara untuk realisasi BPUM tahap dua akan dilakukan setelah seluruh penyaluran di tahap pertama telah selesai 100 persen. Namun, pihaknya berjanji untuk segera mempercepat penyaluran bantuan di tahap pertama. Hal ini demi mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional menuju tren positif di awal tahun 2021.

"Jadi, salah satu yang dicanangkan pemerintah adalah pertumbuhan tidak drop di kuartal pertama kemarin. Artinya kita berusaha ekonomi bergerak dan tidak mandeg," tekannya.

Dia menambahkan, proses pengusulan calon penerima BPUM tahun 2021 sendiri dilakukan dengan skema satu pintu. Yakni melalui dinas yang membidangi koperasi dan UKM di tingkat kabupaten/kota.

Selanjutnya disampaikan oleh dinas kabupaten/kota ke dinas yang membidangi koperasi dan UKM provinsi untuk dilanjutkan ke Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Usaha Mikro. "Hal ini agar lebih efisien dengan sistem satu pintu," paparnya.

Rekomendasi